Berita Populer Padang

POPULER PADANG: Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Update Terbaru Kasus Kematian Afif Maulana

Berita populer TribunPadang.com sepanjang Minggu (30/6/2024) kembali bisa Anda baca. Ada sejumlah berita populer Padang yang terjadi sepanjang akhir..

Editor: Fuadi Zikri
Foto: Wahyu Bahar/tribunpadang.com
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono saat konferensi pers pada Minggu (30/6/2024) menunjukkan foto penangkapan terduga pelaku tawuran yang diamankan di Mapolsek Kuranji pada Minggu (9/6/2024). Suharyono menegaskan, dalam foto tersebut tidak ada Afif Maulana. 

TRIBUNPADANG.COM - Berita populer TribunPadang.com sepanjang Minggu (30/6/2024) kembali bisa Anda baca.

Ada sejumlah berita populer Padang yang terjadi sepanjang akhir pekan kemarin.

Mulai dari berita tentang kecelakaan beruntun di Sitinjau Lauik hingga berita tentang update terbaru kasus kematian Afif Maulana.

Baca juga: Kapolda Sumbar Beberkan Kronologi Kematian Afif Maulana, Yakini Loncat ke Sungai

Berikut selengkapnya berita Populer Padang sepanjang Minggu (30/6/3/2024):

1. Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik

Sebanyak tujuh kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (29/6/2024).

Kecelakaan beruntun ini terjadi diduga akibat adanya truk Hino dengan nomor polisi BM 84** ZU hilang kendali.

Truk Hino BM 84** ZU ini dikemudikan oleh inisial H (38) warga Jorong Simpang Empat, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumbar.

Peristiwa ini terjadi tepatnya di Jalan Padang - Solok Sitinjau Lauik, pendakian Taman Raya Bung Hatta, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli, mengatakan bahwa kecelakaan ini terjadi pukul 17.00 WIB.

Ia mengatakan, untuk kendaraan yang terlibat terdiri truk Hino BM 84** ZU, minibus Honda HRV BA 18** OR, minibus Daihatsu Sigra B 27** BON.

2. Update Terbaru Kasus Kematian Afif Maulana

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono mengatakan, berdasarkan keterangan tim IT Polda, kamera pengawas (CCTV) di Mapolsek Kuranji hanya punya ruang penyimpanan 1 terabyte (TB)

Dengan kapasitas 1 TB itu, kata dia, hanya bisa melacak peristiwa 11 hari sebelumnya.

"Laporan yang masuk tanggal 21 Juni 2024. Ahlinya membuka CCTV tanggal 23 Juni 2024. Berarti yang bisa diambil (rekaman CCTV) hanya sampai tanggal 13 Juni 2024. Itu hari keempat setelah kejadian (pengamanan terduga pelaku tawuran)," ujar Suharyono saat konferensi pers pada Minggu (30/6/2024) siang.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved