Pilkada 2024

Mendagri Tito Karnavian: Pejabat yang Ingin Maju Pilkada 2024 Harus Segera Mundur

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa pejabat yang hendak maju dalam Pilkada Serentak 2024 harus segera mengajukan pengunduran diri.

Tayang:
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Tribunnews.com
Ilustrasi Pilkada 2024. Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa pejabat yang hendak maju dalam Pilkada Serentak 2024 harus segera mengajukan pengunduran diri. 

TRIBUNPADANG.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa pejabat yang hendak maju dalam Pilkada Serentak 2024 harus segera mengajukan pengunduran diri.

Langkah ini diambil untuk memastikan pilkada berjalan adil dan memberi ruang gerak yang lebih luas bagi peserta.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam sambutannya saat melantik tiga penjabat (pj) gubernur di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (24/6/2024) sore.

"Kita ingin ciptakan Pilkada yang fair. Maka 40 hari sebelum masa pendaftaran, yaitu 27 Agustus 2024, kami minta segera diberitahu (pengunduran diri) agar pilkada berlangsung fair," ujar Tito.

“Dan beri ruang kepada teman-teman yang akan ikut dalam Pilkada memiliki ruang manuver lebih yang luas, karena Pj terbatas karena penugasan, termasuk membangun hubungan politik, karena itu deadline-nya tanggal 17 Juli,” sambungnya.

Baca juga: POPULER SUMBAR: Polemik Lahan di Pasaman Barat dan 5 Saksi Aksi Bullying di Pessel Diperiksa

Ada dua pilihan kata Tito, jika pejabat hendak maju dalam Pilkada, yakni menyampaikan informasi pengunduran atau diberhentikan sebab kedapatan maju Pilkada dengan status masih pejabat pemerintah yang masih melekat

“Dan saya tawarkan rekan-rekan pejabat yang ingin ikut Pilkada silakan mengundurkan diri atau opsinya adalah dengan hormat kami akan berhentikan,” tegasnya.

Sejauh ini Pj Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Gita Ariadi posisinya sudah diganti oleh oleh Mayjen (Purn) Hassanudin yang sebelum merupakan Pj Sumatra Utara.

Lalu Gita Ariadi sebelumnya merupakan Sekretaris Daerah NTB dan menjadi Pj Gubernur NTB selama 9 bulan 4 hari. Kini ia memutuskan untuk maju Pilkada 2024.

Tito pun mengungkap sudah ada 5 penjabat kepala daerah yang akan maju Pilkada serentak 2024.

Baca juga: Bawaslu Agam Siap Kawal Tahapan Coklit Data Pilkada 2024, Pastikan Semua Pemilik Hak Pilih Terdaftar

"Sudah ada lima setahu saya, di antaranya Walikota Palembang Pak Ratu Dewa yang mengundurkan diri secara resmi walaupun saya kasih deadline 17 Juli," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved