Siswi Terbakar

Aldelia, Siswi SD di Padang Pariaman Terbaring Selama 2 Bulan karena Terbakar Saat Goro di Sekolah

Dua bulan sudah lamanya Aldelia, terbaring berbalut perban penutup luka bakar yang hampir memberhanguskan sekujur tubuhnya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
ist
Dua bulan sudah lamanya Aldelia, terbaring berbalut perban penutup luka bakar yang hampir memberhanguskan sekujur tubuhnya 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Dua bulan sudah lamanya Aldelia, terbaring berbalut perban penutup luka bakar yang hampir memberhanguskan sekujur tubuhnya.

Bocah kelahiran September 2013 itu, hampir kehilangan nyawa, saat si jago merah menghinggapi seluruh tubuhnya.

Kejadian bermula saat siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 10 Durian Jantung, Nagari III Koto Aur Malintang, Padang Pariaman itu, sedang melakukan pelajaran olahraga, Rabu (28/2/2024).

Gurunya meminta siswa untuk gotong royong membersihkan kelas, di bagian luar kelas guru menghidupkan api untuk membakar sampah yang dikumpulkan siswa.

Di sana siswa mengelilingi api untuk melemparkan sampahnya, sampai akhirnya satu siswa laki-laki, menyulut api menggunakan bensin di dalam botol air mineral.

Baca juga: Nama Anggota DPRD Padang Pariaman Terpilih Periode 2024-2029

"Bensin itu diarahkannya ke Aldelia, sehingga api membakar pakaiannya," ujar kakak sepupu Aldelia, Dona.

Sontak lingkaran murid tadi langsung panik dan berhamburan, Aldelia yang masih dijilati api berlari ke kamar mandi.

Sialnya pintu kamar mandi sedang terkunci. Dengan kondisi api masih membakar bajunya bocah mungil itu berlari ke ruang kelas.

Beruntung guru olahraga melihatnya dan segera memadamkan api yang sudah menghanguskan sebagian besar tubuh Aldelia.

Melihat tubuh muridnya sudah meleleh digerogoti api, pihak sekolah langsung membawanya ke puskesmas terdekat, sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Lubuk Basung.

Baca juga: Padang Pariaman Butuh Normalisasi Sungai, Perbaikan Jembatan dan Groin Pemecah Ombak

"Di RSUD Lubuk Basung, keadaan Aldelia tidak bisa mereka jamin, sehingga dibawa ke RSUP M Djamil," ujar Dona.

Dari RSUD Lubuk Basung ke RSUP M Djamil Padang, pihak sekolah tidak lagi mendampingi siswanya, meski dalam kondisi seperti itu.

Aldelia ditemani pihak keluarga ke RSUP M Djamil dan menjalani perawatan selama 35 hari di sana.

Sewaktu sampai di RSUP M Djamil, bocah yang tinggal bersama nenek dan kakaknya itu belum terdaftar BPJS.

Pihak keluarga harus merogoh kocek sebanyak Rp 2 juta lebih untuk biaya pemindahan dan pengobatan awalnya.

Baca juga: Pemko Pariaman Gandeng Lantamal II Padang Evakuasi KRI Teluk Bone 511

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved