Kota Pariaman
KAIC Desa Kampung Apar Pariaman Sukses Kembangkan Budidaya Melon Golden Hidroponik
Desa Kampung Apar, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatra Barat, sukses mengembangkan budidaya melon golden hidroponik
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Kampung Apar Inovation Center (KAIC) Desa Kampung Apar, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatra Barat, sukses mengembangkan budidaya melon golden hidroponik dengan sistem Dutch Bucket.
Sistem Dutch Bucket System (DBS) merupakan metode tanam dengan aliran air dan bucket sebagai media tanamnya. Kelebihan sistem ini dibandingkan sistem irigasi tetes dengan media tanam cocopeat adalah lebih hemat air dan nutrisi, serta tanaman lebih tahan hama dan jamur.
"Budidaya melon golden hidroponik ini dimulai sejak tahun 2022. Awalnya menggunakan sistem irigasi tetes dengan media tanam cocopeat, namun demi hasil yang lebih optimal, kami mengadopsi Sistem Dutch Bucket yang baru," ujar Ketua KAIC, Rasmiwati, Rabu (27/3/2024).
Cimi, sapaan akrab Rasmiwati, menjelaskan bahwa budidaya melon golden dengan sistem Dutch Bucket ini tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan bisa dilakukan di pekarangan rumah atau di dalam green house.
KAIC mengembangkan budidaya melon golden ini dengan 200 tanaman. Sejak tahun 2022, KAIC menerima sponsor dari CSR Pertamina untuk pengembangan budidaya melon ini.
Baca juga: Pemko Pariaman Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran 2024
"Harapannya dengan adanya budidaya melon ini, bisa membangun ekonomi masyarakat Kampung Apar kedepannya, dan memberi contoh kepada petani lain-lainnya," kata Cimi.
Melon golden memiliki warna kulit luar kuning emas, daging buahnya berwarna putih dengan rasa yang lebih manis. Melon golden hidroponik ini dijual Rp.35.000 perkilogram. Rata-rata buah melon yang dihasilkan beratnya antara 2 hingga 3 kilogram.(*)
Pemko Pariaman Luncurkan 71 Koperasi Merah Putih, Warga Kini Bisa Lolos dari Jeratan Rentenir |
![]() |
---|
Pariaman Jadi Pusat Konservasi Penyu, 800 Tukik Dilepas ke Laut Sepanjang 2025 |
![]() |
---|
Pariaman Sahkan Perubahan APBD 2025, Proyek Pembangunan Segera Dijalankan |
![]() |
---|
Wagub Sumbar Nilai Lele dan Penyu Mampu Jaga Laju Ekonomi dan Konservasi di Pariaman |
![]() |
---|
Bantuan Seragam Gratis dari Pemko Pariaman, Ringankan Beban Orang Tua dan Pacu Ekonomi Lokal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.