Kabupaten Pasaman Barat

Ketua TP PKK Pasbar Dorong Nagari Aktifkan Dasawisma, Ajak Warga Manfaatkan Halaman Jadi Kebun Kecil

Sifrowati menyebut, bahwa program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah itu sangatlah besar pengaruhnya bagi ekonomi sehari-hari.

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Sifrowati Yulianto
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH- Ketua TP PKK Pasaman Barat Sifrowati Yulianto (kiri) saat mengunjungi salah satu dasa wisma di daerah itu. Ia menyebut, tidak hanya dasawisma di setiap nagari yang disarankan untuk diaktifkan, akan tetapi juga termasuk pemanfaatan pekarangan rumah oleh setiap keluarga. 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto, terus mendorong agar seluruh nagari mengaktifkan Dasawisma di daerahnya masing-masing.

"Kita terus dorong dengan mengunjungi setiap nagari yang ada, tujuannya agar dasawisma di setiap nagari itu aktif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga," katanya di Simpang Empat, Jumat (29/8/2025).

Ia menyebut, tidak hanya dasawisma di setiap nagari yang disarankan untuk diaktifkan, akan tetapi juga termasuk pemanfaatan pekarangan rumah oleh setiap keluarga.

"Setiap pekarangan rumah warga kita imbau untuk dimanfaatkan dengan menanam aneka jenis sayuran, tentu jika itu nantinya berhasil, maka akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Baca juga: Affan Kurniawan Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob, Ribuan Ojol Konvoi Antar ke Pemakaman

Ditambahkan, bahwa pihaknya dalam hal ini tidak hanya mendorong begitu saja, akan tetapi sudah terlebih dahulu mencontohkan dan berbuat.

"Saya bersama bapak sudah lebih dulu melakukan apa yang hari ini kita galakkan untuk dilaksanakan di masyarakat, pekarangan rumah pribadi kami dan juga rumah dinas kita tanami sayuran," ungkapnya.

Sifrowati menyebut, bahwa program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah itu sangatlah besar pengaruhnya bagi ekonomi sehari-hari.

"Bayangkan saja jika kita membeli sayuran satu ikatnya Rp2 ribu sampai Rp3 ribu. Satu hari minimal kita butuh 2 ikat, artinya sudah Rp4 ribu atau Rp6 ribu yang kita keluarkan. Coba bayangkan jika kita ada kebun kecil di pekarangan rumah, tentu itu akan sangat berhemat," lanjutnya.

Baca juga: Buron Kasus Curanmor di Tapan Pessel Ditangkap di Bengkulu, Polisi Sita Satu Unit Honda Beat

Untuk saat ini sebut Sifrowati, sudah seluruh nagari ada dasa wismanya. Akan tetapi ada yang baru terbentuk, dan ada juga yang sudah ada sejak lama.

"Target kita seluruh dasa wisma ini kedepan aktif dan berkembang," tegasnya.

Selain itu, TP PKK Pasaman Barat juga melakukan kegiatan lainnya seperti pemberdayaan dan juga kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk kewirausahaan dan kemandirian.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved