Kabupaten Pasaman Barat

Pemkab Pasaman Barat Laksanakan Musrenbang RPJPD 2025-2045 Dan RKPD Tahun 2025

(Musrenbang) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
Diskominfo Pasbar
Plt Kepala Bappelitbangda Ikhwanri memberikan sertifikat kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak didampingi Bupati Hamsuardi usai kegiatan Musrenbang, Rabu (27/3/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 Kabupaten Pasaman Barat, di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (27/3/2024).

Bupati Hamsuardi dalam arahannya menjelaskan kegiatan Musrenbang sangat penting sekali. Karena menyangkut perencanaan kegiatan yang akan dilakukan, baik itu Musrenbang tingkat nagari, tingkat kecamatan maupun tingkat Kabupaten.

"Usulan-usulan yang bapak dan ibu sampaikan itu disinilah dikawal dan kita bulatkan. Masing-masing kecamatan atau nagari punya prioritas, begitu juga OPD. Sehingga apa yang menjadi prioritas pembangunan itu dapat terlaksana dengan baik," katanya di Simpang Empat, Rabu.

Walaupun dengan keterbatasan anggaran yang dihadapi saat ini, Hamsuardi menyebut hal ini harus dipahami bersama dan juga diberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa ada batas kewenangan dari pembangunan itu, termasuk ada yang letak kewenangannya di Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Nagari.

"Jelas pembagian pembangunan itu. Seperti jalan provinsi rusak, maka kita berharap dan menyampaikan kepada Dinas PU Provinsi atas usulan kita juga. Karena jalan atau hasil pembangunan itu, masyarakat kita juga yang menggunakannya," ujarnya.

Baca juga: Siapkan Dana Bantuan, Tim BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Bencana di Pasaman Barat

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi yang telah mengucurkan anggaran untuk pembangunan di Pasaman Barat ini.

Apalagi baru-baru ini, ia bersama pemerintah pusat telah meninjau sungai, jembatan dan jalan yang rusak karena bencana banjir di Pasbar beberapa waktu yang lalu.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan tahun ini, banyak sekali usulan yang merupakan kebutuhan masyarakat.

"Kita tentunya berupaya mengakomodir kebutuhan-kebutuhan masyarakat tersebut. Namun, mempertimbangkan ruang fiskal kita, tentunya tidak semuanya yang dapat diakomodir," jelasnya.

Oleh sebab itu, beberapa pendanaan di tahun depan difokuskan antara lain untuk bidang pendidikan, terutama untuk guru, peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan, dan penyediaan sarana dan prasarana belajar siswa.

Baca juga: Padang Panjang Dilanda Abu Vulkanik Marapi, Damkar Lakukan Penyiraman Jalan

Selanjutnya pemenuhan SPM bidang kesehatan, air minum, sanitasi, sosial, keamanan dan ketertiban umum, dan kebencanaan.

“Pelaksanaan Program Unggulan Pasbar Cerdas, Pasbar Mengaji, Pasbar Sehat, Pasbar Maju dan Sejahtera. Pembiayaan untuk Program Unggulan Pasbar Sehat, yakni pemenuhan Universal Health Coverage (UHC) juga menjadi sasaran kita semua,” tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved