Kabupaten Pasaman Barat

Pesantren Ramadan Digelar bagi Pelajar SD dan SMP di Pasaman Barat, Berlangsung Mulai 18 Maret

Proses Belajar Mengajar (PBM) SD dan SMP di Kabupaten Pasaman Barat selama Ramadan 1445 H akan dilaksanakan di masjid terdekat dari sekolah.

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rizka Desri Yusfita
Ist
Kapala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Agusli 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Proses Belajar Mengajar (PBM) SD dan SMP di Kabupaten Pasaman Barat selama Ramadan 1445 H akan dilaksanakan di masjid terdekat dari sekolah.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Bupati Pasaman Barat Hamsuardi kepada Dinas Pendidikan.

Kapala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Agusli menyampaikan, arahan kegiatan Pesantren Ramadan dilaksanakan di masjid terdekat oleh bupati, bertujuan agar siswa terbiasa ke masjid, terbiasa berjamaah dan mencintai masjid, sehingga diharapkan di luar Ramadanpun siswa juga akan tetap rajin ke masjid.

Ia mengatakan, menindaklanjuti Rapat Kordinasi Forum Kadisdik kabupaten/kota di Padang pada 4 Maret 2024 lalu, Dinas Pendidikan Pasbar bersama Kabid dan Kasi SD/SMP melaksanakan rapat yang melibatkan K3S SD, MKKS SMP dan AGPAII Pasbar.

"Dari hasil rapat itu disepakati pelaksanaan Pesantren Ramadan dijadwalkan berlangsung 18 Maret hingga 4 April 2024 dan dilaksanakan 5 hari dalam seminggu, yakni Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu."

"Sementara jam pelaksanaan pesantren tingkat SD berlangsung pada pukul 07.30 hingga 10.00 WIB dan SMP pukul 10.30 hingga sholat zuhur berjamaah,” jelas Agusli.

Baca juga: Penyuluhan Hukum dan Pelatihan Jurnalistik di Pasbar Digelar Tribun Academy, Ini Harapan Rali Tasman

Menurut Agusli, materi yang akan disajikan pada kegiatan Pesantren Ramadan difokuskan pada materi pemantapan praktik ibadah pada siswa SD dan SMP dengan proporsi 70 persen praktik dan 30 persen teori.

"Materi Pesantren Ramadan yang akan disajikan berupa praktik berwudhu, praktik sholat wajib dan sunat, rukun dan syarat puasa, zakat, praktik penyelenggaraan jenazah."

"Praktik khutbah Jumat untuk siswa SMP dan penyampaian sejarah perjuangan nabi Muhammad SAW. Setiap harinya kegiatan Pesantren Ramadhan akan diawali Sholat Dhuha bersama dan Tahfiz Alquran selama 30 menit," terangnya.

Selain dibimbing penuh oleh para guru agama dan guru umum lanjutnya, diharapkan kegiatan Pesantren Ramadan juga didukung oleh semua pihak, seperti pihak kecamatan, pihak nagari, jorong dan pengurus masjid.

Selanjutnya juga diharapkan peran orang tua siswa untuk mengingatkan anaknya agar mereka mengikuti Pesantren Ramadan sesuai jadwal.

"Semoga Ramadan ini dapat kita semarakkan, kita penuhi dengan ibadah, kita isi dengan kegiatan positif dan tentu bermanfaat, sehingga akan dapat membimbing kita menjadi hudallil muttaqiin," tutup Agusli. (*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved