Berita Populer Sumbar

POPULER SUMBAR: Ayah Perkosa Anak Kandung di Pariaman dan 2 Rumah Terbakar di Sijunjung

Ada sejumlah berita populer Sumbar yang terjadi sepanjang akhir pekan kemarin. Mulai dari berita seorang ayah yang memncabuli anak kandungnya di ..

Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi bersama tersangka pencabulan anak kandungnya saat pers release di Mapolres Pariaman, Rabu (28/2/2024). 

TRIBUNPADANG.COM - Berita populer TribunPadang.com sepanjang Rabu (28/2/2024) kembali bisa Anda baca.

Ada sejumlah berita populer Sumbar yang terjadi sepanjang akhir pekan kemarin.

Mulai dari berita seorang ayah yang memncabuli anak kandungnya di Pariaman hingga berita kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Sijunjung.

Berikut selengkapnya berita Populer Sumbar sepanjang Rabu (28/2/2024):

1. Ayah Perkosa Anak Kandung di Pariaman

Aksi pencabulan dan pemerkosaan kembali bertambah di wilayah Hukum Polres Pariaman, kali ini ayah cabuli anak kandungnya belasan kali.

Perlakuan keji ayah berinisial S (54) sudah terjadi saat anaknya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

S mencabuli anaknya sejak masih berusia 14 tahun di rumahnya sendiri di tempat ia membesarkan korban.

Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi, mengatakan, perbuatan pelaku yang bekerja sebagai nelayan ini, bermula dengan ancaman pada korban.

"S mengancam dan menakuti korban kalau tidak menuruti perintahnya, akan diusir dari rumah," ujar Kapolres.

Setelah Korban yang masih belia itu, menuruti permintaan ayahnya, korban mendapat uang sebesar Rp50 ribu.

Ancaman yang sangat menakutkan bagi korban itu, membuatnya saat duduk di bangku SMA, minggat dari rumah.

Korban melanjutkan pendidikan di Medan, tempat saudaranya. Belum selesai sekolah, korban kembali ke Pariaman tinggal bersama orang tuanya.

"Saat korban kembali ini, S kembali mencabuli korban. Kali ini terang-terangan meminta jatah pada anaknya sendiri," ujar Kapolres.

Anak kedua dari tiga bersaudara itu tidak bisa mengelak dan menuruti permintaan ayahnya karena takut.

Sampai akhirnya kurang lebih lima tahun, korban yang merupakan anak perempuan satu-satunya pelaku, buka suara.

Korban berani buka suara saat berusia 19 tahun, ia menceritakan semua kejadian pada pamannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved