Berita Populer
POPULER SUMBAR: Kondisi Harimau Puti Malabin Masih Stres dan Ketua KPPS Terpaksa Diistirahatkan
Kondisi Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang ditangkap di Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman terus membaik, Jumat (9/2/2024).
TRIBUNPADANG.COM - Simak berita populer Sumbar yang menarik tayang di TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir.
Diantaranya ada kabar terbaru dari harimau sumatera bernama Puti Malabin yang ditangkap di Pasaman. Kini saat menjalani observasi di TMSBK Bukittinggi, Puti masih dalam kondisi stres.
Selanjutnya ada nasib nahas menimpa seorang Ketua KPPS di Padang Pariaman. Dia terpaksa diistirahatkan gegara kecelakaan ditimpa kabel listrik PLN yang membuat luka parah di leher.
Baca selengkapnya artikel di bawah ini:
1. Kondisi Harimau Puti Malabin di TMSBK Bukitttinggi Membaik, Belum Dilepas karena Masih Stres
Kondisi Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang ditangkap di Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman terus membaik, Jumat (9/2/2024).
Harimau bernama Puti Malabin itu kini masih di observasi di TMSBK (Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan) Bukittinggi sejak Minggu (4/2/2024).
"Kondisinya sudah mulai membaik, makan sudah oke," kata Ketua Tim Konservasi Flora dan Fauna TMSB Kinantan Bukittinggi, drh. Yoli saat dikonfirmasi, Jumat (9/2/2024).
Drh. Yoli menyebutkan saat ini Harimau belum bisa dilepaskan karena masih dalam proses observasi.
"Kalau untuk dilepaskan belum ada kabar beritanya. Tapi menurut saya saat ini belum bisa dilepaskan, karena Harimau masih stres tampaknya," katanya.
Baca juga: Sempat Tak Mau Makan, Kondisi Harimau Puti Malabin Mulai Membaik, Kini Masih Observasi di TMSBK
"Jadi kita tunggu saja dulu hingga beberapa hari ke depan, tunggu harimau agak tenang," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan Harimau yang ditangkap di Kabupaten Pasaman di titip rawatkan ke Lembaga Konservasi Taman Marga Satwa dan Budaya (TMSB) Kinantan Bukittinggi.
Drh. Yoli mengatakan kondisi Harimau masih terganggu karena baru saja diamankan.
"Saat ini masih kita observasi, kondisinya masih terganggu, mungkin karena baru diamankan sehingga harus penyesuaian di tempat baru," ujarnya, Senin (5/2/2024) lalu.
"Hingga sore ini saja harimau tersebut belum mau makan," sambungnya.
Baca juga: Makna Puti Malabin, Nama Harimau Betina yang Ditangkap di Pasaman
drh. Yoli mengatakan belum bisa memastikan sampai kapan harimau tersebut akan di observasi dan dilepaskan kembali.
"Kita belum tau sampai kapannya, karena ini harus kita putuskan secara bersama dengan pihak BKSDA," katanya.
"Jika harimau tersebut siap dan lokasi untuk melepaskannya juga sudah oke, maka nantinya akan kita lepas liarkan kembali," pungkasnya.
2. Ketua KPPS di Padang Pariaman Terpaksa Diistirahatkan Gegara Luka Parah Ditimpa Kabel Listrik PLN
Seorang ketua KPPS di Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Sumatera Barat, tertimpa kabel listrik milik PLN Pariaman pada Kamis (8/2/2024).
Akibatnya, korban bernama Rendi Fernando (28) itu diminta untuk istirahat dahulu.
Rendi Fernando bertugas sebagai ketua KPPS di TPS 19 Kampung Tanjung. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka parah dan masih menjalani perawatan.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB saat Rendi hendak menjemput formulir C-pemberitahuan memilih di kantor Nagari Gunung Padang Alai.
Ketua PPK V Koto Timur Padang Pariaman, Afrizal, mengatakan ketua KPPS tersebut untuk sementara waktu diminta untuk istirahat.
Baca juga: PLN Dirikan Posko Siaga Kelistrikan di Seluruh Indonesia, Amankan Pasokan Listrik Sambut Pemilu 2024
"Pekerjaannya kami minta untuk didelegasikan dahulu ke anggota lain yang ia percaya," ujar Afrizal.
Afrizal menyebut akibat kejadian ini tidak ada pergantian atau pemberhentian, mengingat yang bersangkutan masih bisa menjalankan tugasnya.
"Jadi, kalau Rendi sudah kembali pulih, ia bisa bekerja seperti seharusnya," tugas Afrizal.
Korban Luka Parah
Seorang ketua KPPS di Nagari Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Sumatera Barat, tertimpa tali listrik milik PLN Pariaman pada Kamis (8/2/2024).
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka parah dan masih menjalani perawatan.
Korban bernama Rendi Fernando (28), bertugas sebagai ketua KPPS di TPS 19 Kampung Tanjung.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB saat Rendi hendak menjemput formulir C-pemberitahuan memilih di kantor Nagari Gunung Padang Alai.
Rendi menceritakan, saat itu dia baru saja keluar dari rumah orang tuanya di Korong Batang Piaman dan hendak menuju kantor nagari.
Tiba-tiba, tali listrik yang berada di tepi jalan jatuh dan menimpa bagian lehernya.
Baca juga: KPU Sumbar: Ketua KPPS akan Serahkan Formulir C-Pemberitahuan ke Pemilih Secara Door to Door
"Leher saya terkelupas sampai ke tulang," kata Rendi saat dihubungi.
Akibat kejadian itu, Rendi langsung mendatangi bidan setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Serta berusaha membawa motor sendiri untuk mencapai rumah bidan desa.
"Walaupun sudah mendapatkan perawatan medis, saya tidak bisa menjemput formulir C-pemberitahuan di kantor Nagari. Jadi, saya meminta tolong kepada KPPS 6 untuk menjemputnya," ujar Rendi.
Saat ini, Rendi dirawat di rumah istrinya di Nagari Kudu Ganting, V Koto Timur, Padang Pariaman. Dia mengaku kecewa dengan respon PLN yang terkesan lepas tangan.
"Saya disuruh melapor ke kantor dalam keadaan sakit ini. Sampai sekarang, belum ada bentuk tanggung jawab dari PLN," kata Rendi.
Baca juga: KPU Sumbar Tegaskan Tak Satupun Coret Parpol Tingkat Provinsi di Pemilu 2024
Sementara itu, Juned, salah satu petugas PLN yang berkantor di dekat Pasar Nagari Limau Puruik, belum memberikan respon saat dihubungi via WhatsApp terkait tanggung jawab PLN atas kejadian ini.
Wendrizal (35 tahun), Wali Korong Kampung Tanjung, Nagari Gunung Padang, menegaskan bahwa PLN harus bertanggung jawab atas peristiwa ini.
"PLN harus bertanggung jawab atas luka yang dialami Rendi," tegas Wendrizal. (*)
| 3 Berita Populer Sumbar: Lubang di Pessel Bukan Sinkhole, Teror Manusia Bertopeng di Agam |
|
|---|
| 3 Berita Populer Padang: Warga Tunggu Air Bersih hingga Malam, Truk Terbalik di Sitinjau Lauik |
|
|---|
| 3 Berita Populer Sumbar: Jalur Lubuk Basung–Bukittinggi Putus, Korban Galodo Kembali Ditemukan |
|
|---|
| 3 Berita Populer Padang Banjir Berulang di Gurun Laweh, Lumpur Penuhi Rumah Warga, Truk Masuk Jurang |
|
|---|
| POPULER PADANG: Dua Warung Makan Terbakar di Lubeg dan Rencana Pembangunan SMA Negeri di Luki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/TMSBK-Bukittinggi-z.jpg)