Kabupaten Pasaman Barat

Resmikan Pemekaran di Ranah Batahan, Bupati Pasaman Barat Minta Sosialisasikan Program Unggulan

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menyampaikan kepada seluruh perangkat nagari termasuk kepala jorong agar mensosialisasikan seluruh program unggulan

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
Diskominfo Pasbar
Bupati Hamsuardi saat menandatangai berita acara peresmian pemekaran kejorongan di nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Rabu (31/1/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menyampaikan kepada seluruh perangkat nagari termasuk kepala jorong agar mensosialisasikan seluruh program unggulan Pemerintah Daerah Pasaman Barat diantaranya seperti magrib mengaji, berobat gratis, Tahfiz Quran, dan reward siswa berprestasi.

Hal itu disampaikan Hamsuardi disaat peresmian wilayah Kejorongan di nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Rabu (31/1/2024) kemarin.

“Setelah ditunjuk Plt jorong di masing-masing kejorongan maupun Kepala Jorong terpilih nantinya, mohon sosialisasikan Program Unggulan Pemerintah Daerah Pasaman Barat,” katanya di Simpang Empat, Rabu.

Ia berharap agar hal itu disampaikan dari rumah ke rumah, agar tidak ada lagi masyarakat yang tidak tahu apa itu berobat gratis. Hal itu menurutnya sekaligus sebagai upaya mengurusi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kita.

Diketahui, wilayah Kejorongan yang dimekarkan itu berada di Nagari Desa Baru, Nagari Desa Baru Barat, dan Nagari Batahan Tengah.

Baca juga: Polsek Lembah Melintang Pasaman Barat Ringkus DPO Kasus Pencurian Setelah Buron 7 Bulan

Bupati Hamsuardi menyebutkan pemekaran itu harus tetap menjaga hubungan silaturahmi antar kejorongan, sebab pemekaran hanya penataan wilayah bukan pemekaran adat, sosial, dan lainnya.

Kemudian, disampaikan bahwa setiap nagari yang telah dimekarkan juga mendapatkan dana desa dari pusat yang sebelumnya sangat terbatas.

"Desa Baru yang awalnya hanya dua kejorongan, saat ini ditambah tiga kejorongan baru sehingga menjadi lima kejorongan. Begitu pula dengan Desa Baru Barat awalnya dua juga ditambah tiga kejorongan baru,” ujarnya.

Sama halnya dengan Banjar Jaya, selama ini jauh jika ingin ke kantor wali nagari, namun saat ini sudah dimekarkan menjadi satu kejorongan.

“Tahun ini nagari kita juga sudah mendapatkan dana desa dari pusat, dulu tidak sebanyak ini dan itulah keuntungan pertama yang kita peroleh," ungkapnya.

Baca juga: Porsi Makan Tak Wajar Bimtek KPPS di Pasaman Barat, Anggaran Diduga Disunat

Pada kesempatan yang sama, Tokoh Masyarakat Desa Baru Murdoko mengucapkan terimakasih kepada Pemda Pasbar atas pemekaran Nagari maupun pemekaran wilayah kejorongan khususnya di Nagari Desa Baru dan Nagari Desa Baru Barat.

“Pasbar merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan meskipun di dalamnya terdapat keberagaman seperti halnya keberagaman etnis di Desa Baru ini,” ucapnya.

Senada dengan itu, Tokoh Masyarakat di Nagari Batahan Tengah juga menyebut bahwa masyarakat Batahan Tengah sangat menantikan momen peresmian pemekaran wilayah kejorongan itu. 

Harapannya dengan pemekaran itu nantinya dapat memajukan Nagari Batahan Tengah khususnya Jorong Lubuk Gobing sebagai jorong terisolir.

Diketahui, Peresmian Pemekaran Kejorongan di Nagari Desa Baru menjadi lima kejorongan diantaranya Kejorongan Mulyorejo, Sidomulyo, Mulyorejo Barat, Sepakat Madani, dan Dadimulyo.

Baca juga: Beredar Video Panwaslu di Pasaman Barat Ikut Kampanye, Bawaslu Pastikan Beri Sanksi Tegas

Sementara di Nagari Desa Baru Barat dibagi menjadi Jorong Sukorejo, Karang Rejo, Sukadamai, Banjar Jaya dan Serumpun Saiyo.

Sedangkan di Nagari Batahan Tengah menjadi delapan kejorongan yakni Jorong Muara Mais Parkandangan, Jorong Silayang, Jorong Lubuk Gobing, Jorong Simpang Tolang Baru, Jorong Simpang Tolang, Jorong Pintu Padang, Jorong Gunung Tua dan Jorong Lubuk Gobing Damai.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved