Prinsip Sarmidi Penjual Pisang Membesarkan Anak hingga Berpangkat Letda, Brigadir dan Sarjana

Pria asal Tandikek, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat ini memilih menasehati anaknya daripada memarahi. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Sarmidi (59) warga Tandikek, Padang Pariaman yang memiliki dua anak berpangkat brigadir dan letda saat sedang mensortir pisang, Minggu (16/7/2023). 

Usaha itu sampai sekarang masih ia tekuni untuk membesarkan dan menyekolahkan anaknya.

Baca juga: Kisah Remaja Penjual Roti Raih Penghargaan di Kepolisian, Siswa Terbaik dan Siswa Trengginas

Pria berusia 59 tahun itu, menjualkan pisangnya ke pasar atau pengepul.

Pisang ia dapat dari kebun warga, dengan modal kepercayaan pisang itu ia jual terlebih dahulu, setelah itu baru dibayar.

"Karena sudah lama, warga percaya pada saya untuk memberikan pisangnya," jelas pria yang hanya mengecap pendidikan dasar itu.

Usaha berjualan pisang ini pada awalnya mengantarkan empat anaknya mengecap bangku kuliah.

Bahkan dua dari empat anaknya itu sekarang sudah berpangkat brigadir dan letda.

Hidup berkecukupan, Sarmidi mengajarkan anaknya agar terus bersyukur.

Menurutnya roda kehidupan akan berputar asal ada usaha dan doa dalam menjalaninya.

Keempat anaknya bisa mengecap bangku kuliah, sebab usaha mereka masing-masing dan mimpi memperbaiki kehidupan keluarganya.

Baca juga: Kisah Yunika Fernandes, Berhenti Jadi Karyawan Pilih Buka Usaha Songket Tenun Minang

Sarmidi (59) warga Tandikek, Padang Pa
Sarmidi (59) warga Tandikek, Padang Pariaman yang memiliki dua anak berpangkat brigadir dan letda saat hendak berjualan pisang, Minggu (16/7/2023).

 

Andil Negara Dalam Membesarkan Anak

Dalam kondisi yang serba cukup, Sarmidi selalu menerima ragam bantuan untuk keluarga kurang mampu. Bantuan itu membuat seluruh anaknya bisa bersekolah hingga bangku SMA.

Beberapa anaknya juga sampai ke bangku kuliah melalui sumbangsih negara (program bidik misi).

"Jadi jangan cemas, negara pasti akan membantu, asalkan bantuan itu digunakan untuk hal yang bermanfaat," terangnya, sembari menyeruput kopi hitam panas.

Ia sudah membuktikan sendiri bagaimana campur tangan negara untuk keluarganya, sekarang kehidupan anaknya sudah terjamin. Hanya anak bungsunya yang belum kuliah, karena baru tamat SMA.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved