Prinsip Sarmidi Penjual Pisang Membesarkan Anak hingga Berpangkat Letda, Brigadir dan Sarjana
Pria asal Tandikek, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat ini memilih menasehati anaknya daripada memarahi.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
Benar saja, beberapa waktu setelahnya Sarmidi kembali menerima telfon dari Dani, ia lulus dan akan menjalani pendidikan di Magelang.
"Hp saya jatuh ke dalam genangan air hujan dan rusak setelah mendengar kabar itu," terangnya yang waktu itu mengangkat telfon sedang dalam perjalanan pulang sehabis mencari pisang di tengah hujan.
Seusai menjalani pendidikan, Sarmidi bersama istri dan putra bungsunya berangkat ke Mabes TNI untuk melihat pelantikan anaknya.
Di sana ia duduk sebaris dengan sejumlah jendral bintang satu dan dua yang anaknya juga akan dilantik.
"Di sana saya sangat bangga, meski hanya berjualan pisang tapi anak saya berpangkat sama dengan anak jendral," katanya tertawa lepas.
Bahkan sesuai pelantikan Sarmidi sempat berpamitan dengan mantan Panglima TNI Andika Perkasa.
Seluruh suka, cita dan duka yang dihadapi Sarmidi dalam membesarkan anaknya itu, sudah membuahkan hasil.
Anaknya yang bekerja sudah bisa membantu kedua orang tuanya bahkan menyekolahkan adik-adiknya.
Baca juga: Kisah Sukses KUBE Aneka Sulaman, Komunitas Binaan PLN Peduli Kini Semakin Produktif dan Diminati
Anak Jangan Dimarahi tapi Nasehati
Sebagai sosok ayah, dari dulu Sarmidi memegang prinsip untuk menasehati anaknya. Ia sekalipun tidak pernah marah pada keenam anaknya.
Sehingga anaknya mengerti akan kondisi kehidupan orang tua dan tidak mengeluh saat menjalani hidup.
Ia tidak pungkiri dahulu ragam cacian pernah diterima anaknya karena memiliki sosok ayah yang hanya berjualan pisang.
Tapi Sarmidi meminta anaknya untuk sabar dan memaafkan segala perbuatan tersebut.
"Tapi sekarang kondisi sudah berubah 180 derajat, tapi saya tetap pesan sama anak-anak jangan membanggakan diri dan sombong," kata ketua Bamus itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sarmidi-59-warga-Tandikek-Padang-Pariaman-yang.jpg)