Rendang Mizaki Padang Panjang, Berdayakan Pekerja Perempuan, Terutama Janda
Rendang Mizaki (Minang Zaman Kini), Padang Panjang Sumatera Barat, prioritaskan pemberdayaan perempuan terutama janda sebagai karyawan
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Belakangan para janda yang bekerja dengannya sudah mulai memiliki ide baru, mereka ingin mengembangkan usaha sendiri di luar Rendang Mizaki.
Keinginan para janda ini disambut baik oleh Ayu, ia merasa berhasil merubah mindset mereka, sehingga mereka kembali berani menata masa depan.
Bahkan sampai sekarang tiga dari enam janda yang bekerja di Rendang Mizaki sudah memiliki produk sendiri dan dalam waktu dekat akan launching.
"Produk itu nanti akan ada juga di Rendang Mizaki, serta akan saya upayakan produk tersebut bisa berkolaborasi dengan UMKM toko oleh-oleh," jelasnya sembari menarik garis bibirnya.
Selain di dapur produksi yang lebih banyak memberdayakan emak-emak, di toko offlinenya Rendang Mizaki lebih banyak memberdayakan perempuan muda.
Baca juga: Buah Pandemi Covid-19, Rendang Mizaki Tatap Pasar Online dan Ekspor
Karyawan muda, Rendang Mizaki ini lebih fokus pada pemasaran ofline dan online. Terlihat mereka rutin melakukan live tik tok, berinteraksi dengan penonton dunia maya.
Ayu sengaja menggunakan tenaga mereka, karena mereka lebih paham dan mengerti tentang media sosial dan online market.
"Kalau saya kurang paham, makanya saya berikan pada ahlinya. Alhamdulillah penjualan online beberapa waktu belakang turut melonjak oleh usaha mereka," terang Ayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Buah-Pandemi-Covid-19-Rendang-Mizaki-Tatap-Pasar-Online.jpg)