Citizen Journalism
Fenomena FOMO, Di Balik Euforia Nonton Konser Coldplay : Simak! Cara Meredam Sindrom
HEBOH kabar mengenai band terkenal asal London, Inggris yakni Coldplay yang akan menggelar konser di ibukota Jakarta, Indonesia pada 15 November 2023
Oleh Delia Syahfitri, Mahasiswa Prodi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand)
HEBOH kabar mengenai band terkenal asal London, Inggris yakni Coldplay yang akan menggelar konser di ibukota Jakarta, Indonesia pada 15 November 2023 mendatang.
Kehadiran band legendaris ini bukanlah hal yang biasa, pasalnya mereka sama sekali belum pernah menggelar konser di tanah air. Karenanya, lumayan ramai para penggemar setia yang menunggu-nunggu kehadiran mereka.
Perhatian dari para penggemar yang terdiri dari berbabagi generasi ikut merasakan euforia kedatangan grup musik yang digawangi Chris Martin tersebut.
Namun, di balik kegembiraan atas kedatangan mereka, ada sedikit keraguan yang muncul di kalangan netizen, terutama penggemar setia Coldplay itu sendiri.
Mereka curiga bahwa sebagian pembeli tiket konser Coldplay sebenarnya bukanlah penggemar sejati, melainkan hanya orang yang ikut-ikutan saja atau disebut FOMO.
FOMO muncul karena tiba-tiba orang dari berbagai kalangan ingin menyaksikan konser Coldplay di Jakarta, bahkan meski tak banyak tahu lagunya.
Istilah FOMO ini tengah ramai dibicarakan di salah satu platform media sosial dan menjadi trending Indonesia.
Apa sebenarnya arti FOMO itu sendiri? Apakah ada dampaknya jika kita termasuk FOMO? Lalu apa hubungannya dengan konser Coldplay?
FOMO merupakan singkatan dari Fear of Missing Out, atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai takut ketinggalan akan suatu hal.
Menurut laman Very Well Mind, FOMO mengacu pada perasaan atau persepsi bahwa orang lain bersenang-senang, menjalani kehidupan yang lebih baik, mengalami hal-hal yang lebih baik dari orang lain.
Fenomena FOMO semakin menjadi berkat adanya media sosial. Postingan di media sosial mendorong netizen untuk membandingkan kehidupannya dengan kehidupan pengguna media sosial lainnya.
Kata FOMO juga semakin familiar karena saat ini kita sudah sangat lekat dengan media sosial. Dalam kasus konser Coldplay, orang-orang yang FOMO merasa dirinya tertinggal apabila tidak ikut menyaksikan konser seperti kebanyakan penggemar.
Lalu jika berbicara soal dampak, hal seperti ini tentu memiliki dampak baik maupun buruk karena ini terkait dengan masalah psikologis seseorang.
Baca juga: Road Trip : Hobi Menempuh Perjalanan Jarak Jauh, Guna Terapi Mental, dan Wawasan Baru
FOMO sendiri sebenarnya adalah salah satu istilah yang berkembang di psikologi. Jika dilihat dari sisi baiknya sebenarnya FOMO ini dapat memberikan dorongan supaya orang termotivasi untuk mendapatkan sesuatu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/lagu-24822-1.jpg)