Mengenal Beras Solok yang Terkenal, Ciri Khas dan Keunggulannya

Mardianto, salah seorang pengelola penggilingan padi mengatakan, tidak semua daerah di Solok menghasilkan beras dengan kualitas yang bagus.

Tayang:
Penulis: Nandito Putra | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Nandito Putra
Proses penjemuran beras Solok sebelum masuk huler untuk digiling menjadi beras disalah satu huler di Solok, Sumatera Barat, Rabu (16/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Sesuai namanya, beras Solok adalah beras yang dihasilkan dari padi yang ditanam di Solok.

Mardianto, salah seorang pengelola penggilingan padi mengatakan, tidak semua daerah di Solok menghasilkan beras dengan kualitas yang bagus.

Menurutnya, beberapa tempat yang dikenal sebagai penghasil beras Solok terbaik adalah hamparan sawah yang terbentang di Nagari Selayo hingga bertaut ke Lubuk Sikarah, Kota Solok.

Kemudian, beras Solok berkualitas unggul juga ditanam di Kecamatan Bukit Sundi dan Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Mardianto yang juga menggarap beberapa petak sawah mengatakan, kualitas tanah sawah penghasil beras Solok terdiri dari humus berwarna hitam yang subur.

Mengenal Beras Solok yang Terkenal, Ciri Khas dan Keunggulannya
Hamparan sawah di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumaetra Barat, Rabu (16/11/2022). Solok terkenal akan berasnya, yaitu beras Solok.

Baca juga: Tahun Anggaran 2023, Pemkab Solok Prioritaskan Pembangunan Jalan yang Rusak

Humus tersebut terbawa dari lereng-lereng pegunugan Bukit Barisan dan Gunung Talang.

"Kemudian juga dipengaruhi oleh suhu dan air yang murni dari pegunungan," katanya, Rabu (16/11/2022).

Asman, 56 tahun, petani asal Selayo, Kabupaten Solok mengatakan, sebenarnya beras Solok bukanlah varietas khusus.

"Sama dengan padi di tempat lain, ada jenisnya anak daro, sokan, mundam dan sebagainya," ujar Asman.

Menurut Asman, kualitas beras Solok memang sudah dikenal bagus sejak lama. Salah satu keunggulan beras Solok adalah tidak muda basi. 

Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Ampiang Dadiah Kuliner Khas Ranah Minang dari Fermentasi Susu Kerbau

"Saat ditanak aromanya harum, tetap nikmat walaupun sudah tidak panas lagi," katanya.

Asman mengatakan, di antara banyak varietas padi, jenis anak daro adalah varietas yang paling  tinggi kualitasnya.

Hanya saja, kata Asman, dibanding jenis lainnya, padi anak daro memiliki masa tanam yang lebih lama, yakni 120-135 hari.

Karena kualitas dan branding yang melekat pada beras Solok, menjadikan harganya lebih mahal dan tergolong beras premium.

Asman mengatakan, harga beras Solok mulai dari Rp13.000 hingga Rp16.000, tergantung jenisnya.

Baca juga: Wisata Pariaman: Pemko Kembangkan Destinasi Panorama Hamparan Sawah Berlatar Bukit Barisan

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved