Berita Populer Sumbar
POPULER SUMBAR: Perputaran Uang di Kejurnas Sepatu Roda Pariaman dan Galamai Khas Sijunjung
Berita populer Sumbar perputaran uang di Kejurnas Sepatu Roda Pariaman dan Galamai Khas dari Perkampungan Adat Sijunjung
Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: Fuadi Zikri
Lanjutnya, karena kambuik memiliki celah pada anyamannya, minyak dari galamai akan keluar dari celah tersebut, sehingga galamai bisa bertahan lebih lama.
Kambuik memiliki dua bentuk, bentuk pertama dibuat seperti tabung lonjong dan kedua berbentuk seperti mangkuk persegi.
"Untuk kambuik yang lonjong itu berisikan 250 gram dan 300 gram galamai, dengan harga Rp 20 ribu untuk 250 gram dan Rp 25 ribu untuk yang 300 gram," jelasnya.
Sementara, untuk kambuk yang berbentuk mangkuk galamai dibagi dalam bentuk kecil- kecil dengan plastik sebanyak 20 buah dengan harga Rp10 ribu.
Dikatakannya, galamai Perkampungan adat sangat diminati oleh para wisatawan yang berkunjung.
"Para wisatawan yang datang dari luar daerah seperti tamu-tamu pemerintah daerah kalau berkunjung ke perkampungan adat tidak lupa untuk membeli galamai," terangnya.
Yanti menyebut, penjualan galamai Perkampungan Adat masih melalui pemesan dan beberapa ditaruh di warung miliknya.
"Kami berharap galamai Perkampungan Adat Sijunjung bisa lebih dikenal dan bisa dipasarkan hingga keluar daerah dengan lebih banyak, sehingga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat setempat," tutup Yanti. (TribunPadang.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/piala-wali-kota-pariaman.jpg)