Kota Padang

Pemerintah Ajukan Banding, Seusai Warga Padang Menang Gugatan Utang 1950, Kuasa Hukum: Kita Hadapi

Pemerintah mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Padang yang memenangkan gugatan warga Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) H

Penulis: Rahmadi | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMADI SUARDI
Kuasa hukum Amiziduhu Mendrofa 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Padang yang memenangkan gugatan warga Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hardjanto Tutik kepada negara terkait utang 1950.

Diketahui PN Padang sebelumnya mengabulkan gugatan Hardjanto dan memerintahkan tergugat I, Presiden RI Joko Widodo, tergugat II Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan turut tergugat III DPR RI, untuk membayar utang yang berjumlah sekitar Rp 62 miliar.

Kuasa Hukum Hardjanto Tutik Amiziduhu Mendrofa mengaku sudah mendapatkan informasi terkait rencana banding pemerintah.

"Kita akan menghadapi mereka, sekali pun mereka banding ya itu hak mereka, kita harus menjawab bagaimana dasar mereka melakukan banding," kata Amiziduhu Mendrofa, di Padang, Rabu (22/9/2022).

Dia melanjutkan, kalau pemerintah kembali mengajukan alasan kedaluwarsa maka hal itu sudah terjawab saat persidangan sebelumnya.

Kuasa hukum Amiziduhu Mendrofa
 
Kuasa hukum Amiziduhu Mendrofa   (TRIBUNPADANG.COM/RAHMADI SUARDI)

"Semuanya sudah terjawab pada jawaban kita pada saat jawab menjawab di Pengadilan Negeri Padang," katanya.

Kemudian, alasan kedaluwarsa juga tidak ada dalam surat perjanjian pinjaman.

Dalam surat perjanjian yang tertera bahwa utang bisa dikategorikan lunas ketika sudah ada pembayaran atau uangnya sudah dikembalikan.

Pemerintah harus bisa membuktikan bahwa utang itu sudah dibayarkan.

"Ini sama sekali malah tidak, apalagi dalam jawaban mereka mengakui memang ada pinjaman pemerintah pada tahun 1950," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved