Berita MotoGP

Francesco Bagnaia Layak Disejajarkan Para Legenda, Naik Podium di Belanda, Inggris, dan Austria

PEMBALAP MotoGP dari Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia kiranya layak sejajar dengan para legenda lainnya.

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
MOTOGP.COM
Dari kiri ke kanan, Enea Bastianini (Gresini Racing), Francesco Bagnaia, dan Jack Miller (Ducati) setelah sesi kualifikasi di Red Bull Ring, Sabtu (20/8/2022). 

PEMBALAP MotoGP dari Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia kiranya layak sejajar dengan para legenda lainnya pada saat ini.

Hal itu menyusul empat kemenangan beruntun di MotoGP 2022. Pencapaian ini membuat Bagnaia bersanding dengan para legenda balap.

Francesco Bagnaia melanjutkan tren kemenangannya setelah menjuarai MotoGP San Marino pada Minggu (4/9/2022).

Ini menjadi kemenangan keenam Francesco Bagnaia sepanjang musim ini dan kemenangan keempat secara berturut-turut.

Tiga kemenangan Bagnaia sebelumnya dicatatkan pada MotoGP Belanda, MotoGP Inggris, dan MotoGP Austria.

Rentetan poin penuh juga makin menghidupkan peluang Bagnaia merebut gelar juara.

Mengumpulkan 181 poin, Bagnaia mengkudeta Aleix Espargaro (Aprilia Racing) dari posisi kedua dan tinggal terpaut 30 poin dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) di puncak klasemen sementara.

Baca juga: Hasil MotoGP San Marino 2022: Francesco Bagnaia Buka Peluang Ducati Lenovo, kembali Naik Podium

Luca Marini, Francesco Bagnaia, dan Marco Bezzecchi berpose setelah meraih podium pada balapan Race of Champions yang diselenggarakan Ducati di Sirkuit Misano, Italia, 23 Juli 2022. Bagnaia finis pertama diikuti Marini dan Bezzecchi.
Luca Marini, Francesco Bagnaia, dan Marco Bezzecchi berpose setelah meraih podium pada balapan Race of Champions yang diselenggarakan Ducati di Sirkuit Misano, Italia, 23 Juli 2022. Bagnaia finis pertama diikuti Marini dan Bezzecchi. (TWITTER.COM/DUCATI)

Baca juga: Simak Harga Motor Matic Merek Honda di Bulan September 2022, Scoopy Prestige Mulai Rp 22 Jutaan

Sekadar informasi, sebelum MotoGP Belanda, Bagnaia tertinggal sejauh 91 poin dari Quartararo yang berstatus juara bertahan.

Tak cuma soal perburuan gelar, Bagnaia mencetak rekor tersendiri dengan pencapaiannya ini.

Bagnaia menjadi pembalap Ducati pertama yang mampu membukukan empat kemenangan beruntun pada MotoGP.

Rekor sebelumnya adalah tiga kali yang ditorehkan Casey Stoner pada 2007, musim ketika dia dan Ducati menjadi juara, dan 2008 .

Dikutip dari Speedweek, Bagnaia juga masuk dalam jajaran para pembalap yang memiliki rekor empat kemenangan beruntun atau lebih.

Rekor tertinggi di kelas para raja adalah 10 kemenangan beruntun yang dibukukan oleh Giacomo Agostini, Mick Doohan, dan Marc Marquez.

Marc Marquez menjadi pembalap teranyar yang berhasil melakukannya. Si Semut dari Cervera tak terhentikan pada awal musim 2014.

Mentor Bagnaia, Valentino Rossi, menyusul dengan catatan tujuh kemenangan beruntun yang dicetaknya semasa memperkuat Repsol Honda pada 2002.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved