Tabuik Pariaman

Semarak Hoyak Tabuik Pariaman 2022, Pesta Budaya Penuh Makna

Lengkap kemeriahan Hoyak Tabuik Pariaman 2022, harapan Gubernur Mahyeldi dan Wali Kota Genius Umar, pesta budaya penuh makna di setiap prosesi.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rizka Desri Yusfita
TribunPadang.com/RahmatPanji
Ratusan ribu orang membanjiri Pantai Gandoriah untuk menyaksikan acara puncak Hoyak Tabuik Pariaman 2022. Foto ini jelang prosesi membuang Tabuik ke laut di pantai Gondoriah Kota Pariaman Sumatera Barat, Minggu (14/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Hoyak Tabuik Pariaman 2022 baru saja selesai digelar.

Ratusan ribu orang membanjiri Pantai Gandoriah untuk menyaksikan acara puncak Hoyak Tabuik Pariaman 2022.

Ada sekitar 250 ribu pengunjung yang hadir pada perhelatan Hoyak Tabuik Pariaman 2022.

Baca juga: FOTO Hoyak Tabuik Pariaman 2022, Proses Maarak Tabuik ke Laut

Jumlah itu lebih banyak dari populasi penduduk Kota Pariaman yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2021 yaitu sebanyak 95.294 jiwa.

Melalui Tabuik dan keindahan pantainya, kota yang baru mekar di tahun 2002 ini, sebelum Covid 19 (tahun 2019) mampu mendatangkan 3,1 juta wisatawan nasional dari total 8 juta wisatawan yang datang ke Sumatera Barat.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menilai Tabuik Pariaman bisa dinobatkan sebagai festival budaya terbesar di sepanjang pesisir barat Pulau Sumatera.

Baca juga: FOTO Hoyak Tabuik Pariaman 2022, Proses Maarak Tabuik ke Laut

Kedatangan masyarakat pada Hoyak Tabuik Pariaman 2022 diharapkan Mahyeldi bisa jadi jalan pembuka untuk wisatawan lainnya.

Pemerintah setempat bisa melakukan promosi destinasi wisata lainnya dengan upaya publikasi visual dan teks.

"Tabuik Pariaman ini harus selalu dirawat dan dilestarikan untuk masa yang akan datang,” kata mahyeldi saat memberi sambutan, Minggu (14/8/2022).

Baca juga: FOTO Tabuik Pariaman 2022, Rangkaian Prosesi Tabuik Naiak Pangkek

Pada pelaksanaan Hoyak Tabuik Pariaman 2022 terjadi peningkatan pengunjung yang luar biasa dari tahun sebelumnya.

Tercatat jumlah pengunjung sebanyak 250 ribu orang.

Angka kunjungan itu tidak pernah sebanding dengan kunjungan harian wisatawan ke Kota Pariaman saat mengadakan festival budaya lainnya.

Malah jumlah ini setara dengan konser music band Oasis di Knebworth tahun 1996, dimana konser itu dijadikan film dokumenter dengan judul Knebworth 1996 dan rilis pada September 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved