Kabupaten Agam
Keluarga Pertanyakan Kematian, Terduga Pelaku Eksploitasi Anak di Agam, Kapolres Beri Penjelasan
Terduga pelaku eksploitasi anak di Kabupaten Agam, GA menghembuskan napas terakhir pada Rabu (9/3/2022) malam, yang lalu.
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
"Karena merasa terancam dengan perlawanan GA, petugas melakukan upaya pengamanan, sehingga terjadi pergumulan," tambah dia.
Petugas yang satunya datang membantu sehingga terduga pelaku dapat diamankan.
Namun akibat hal tersebut, kata AKBP Dwi, dada sebelah kiri petugas mengalami luka dan baju yang dipakainya robek pada bagian dada.
"15 menit kemudian, personel lainya tiba di TKP dan mendapati bagian hidung dan mulut terduga pelaku mengeluarkan darah," lanjut dia.
Karena keadaan itu, kata Kapolres, petugas langsung membawa terduga pelaku ke RSUD Lubuk Basung untuk memberikan pertolongan medis.
Sekira pukul 18.30 WIB, GA dirujuk ke RSUP M Djamil Kota Padang, namun dalam perjalanan, tepatnya di Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman, terduga pelaku hilang kesadaran dan dibawa ke Puskesmas Sungai Limau.
Dikatakannya, setelah dilakukan pengecekan oleh petugas medis, GA dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya terduga pelaku dibawa kembali ke RSUD Lubuk Basung.
Sekira pukul 22.00 WIB, jenazahnya di serahkan oleh pihak Polres agam ke rumah duka keluarga di Cumateh Jorong V Sungai Jariang, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.
Terkait dugaan kasus yang dituduhkan terhadap GA sendiri Kapolres AKBP Dwi mengatakan, tindakan yang dilakukan terduga pelaku ialah eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur.
"Salah satu korban (anak di bawah umur) telah sebelas kali dijual," ujar AKBP Dwi kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (11/3/2022).
Oleh karena peristiwa nahas yang menimpa korban, kata dia, pihak keluarga lantas melaporkannya kepada Polres Agam.(TribunPadang.com, Wahyu Bahar)