Gempa Guncang Pasaman Barat

Cukur tapi Bayar Seikhlasnya, Cara Unik Tukang Pangkas di Bukittinggi Galang Bantuan Gempa Pasbar

setiap pembayaran dari para pengunjung akan dikumpulkan pihaknya untuk disalurkan ke warga yang terdampak bencana.

Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: afrizal
TribunPadang.com/FuadiZikri
Pangkas rambut dengan bayaran seiklasnya digelar sekumpulan tukang pangkas rambut dan barber shop di Lapangan Kantin, Kota Bukittinggi, Selasa (8/3/2022). 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Muhammad Fuadi Zikri

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI- Penggalangan dana bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat terus digelar berbagai kalangan.

Bermacam-macam cara dan metode dilakukan.

Seperti yang umum ditemui yaitu pengumpulan sumbangan di pinggir dan perempatan jalan menggunakan kardus minuman.

Baca juga: Pasca Longsor Senin Malam, Arus Lalu Lintas di Rimbo Kajahatan Pasaman Barat Masih Terputus

Baca juga: 530 Pengungsi Gempa Pasaman Barat Masih Bertahan di Posko Utama Halaman Kantor Bupati

Semata-mata penggalangan dana ini digelar bertujuan untuk meringankan beban dan memenuhi kebutuhan mereka yang terkena musibah.

Metode yang menarik dilakukan oleh sekumpulan tukang pangkas rambut dan barber shop di Kota Bukittinggi untuk menggalang dana bagi warga terdampak bencana gempa.

Sekitar 30 orang tukang pangkas dan barber shop berkumpul di Lapangan Kantin Kota Bukittinggi menyelenggarakan penggalangan dana.

Bukan minta-minta di jalan atau mengumpulkan uang dari pengunjung yang di lapangan kantin, mereka menggelar pangkas rambut dengan bayaran seikhlasnya.

Lapak pangkas rambut didirikan di Panggung Lapangan Kantin dengan kursi dan meja seadanya. 

Baca juga: Disdikbud Pasaman Barat Beri Trauma Healing ke Siswa di Timbo Abu, Berangkat Pakai Sepeda Motor

Baca juga: Siswa Korban Gempa di Pasaman Barat akan Belajar di Tenda, Didirikan di Halaman Sekolah yang Rusak

Dengan perkakas moderen, secara bergantian mereka merapi rambut pengunjung yang datang.

Mulai dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Salah seorang koordinator acara, Piter mengatakan, setiap pembayaran dari para pengunjung akan dikumpulkan pihaknya untuk disalurkan ke warga yang terdampak bencana.

"Ini adalah cara kita untuk menggalang dana bagi saudara kita yang terkena bencana," ujarnya saat berbincang dengan TribunPadang.com, Selasa (8/3/2022).

Piter mengungkapkan ide untuk menggalang dana sembari pangkas rambut ini beranjak dari kesuksesan penggalangan yang dilakukan pihaknya untuk gempa Palu 2018 lalu. 

Ketika itu ia berhasil mengumpulkan uang berjuta-juta yang bisa disalurkan secara langsung untuk mereka yang terdampak musibah.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved