Kabupaten Padang Pariaman
Warga Lubuak Aluang Curhat Gagal Panen 5 Periode Berturut-turut Saat Datangi DPRD Padang Pariaman
Curhat Warga Lubuak Aluang di DPRD Padang Pariaman, Minta Pemda Tinjau Kembali Kebijakan Pertanian
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN- Kelompok masyarakat yang terkumpul dalam aliansi Masyarakat Peduli Lubuak Aluang mendatangi kantor DPRD Padang Pariaman untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan pertanian di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (28/1/2022).
Perwakilan Masyarakat Peduli Lubuak Aluang, Reza Ramadhanu yang menjadi juru bicara mengatakan, ada beberapa poin penting yang disampaikan kepada DPRD Padang Pariaman serta Dinas Pertanian Padang Pariaman.
Hal utama yang disampaikannya ialah persolan hama dan penyakit tanaman yang menyerang padi dan tanaman lainnya.
Baca juga: Sebanyak 117 Ha Lahan Pertanian di Padang Pariaman Diserang Hama Wereng Selama 2021
Baca juga: Satu Kasus Positif Covid-19 di Padang Pariaman, Yutiardy Rivai : Mudah-mudahan bukan Varian Omicron
"Hampir dua tahun para petani sawah di daerah Lubuk Alung secara khususnya dan Padang Pariaman umumnya mengalami gagal panen yang disebabkan serangan hama dan penyakit tanaman lainnya," ujar Reza.
Bahkan petani bisa mengalami gagal panen sebanyak lima periode berturut-turut.
Kemudian, kurang baiknya sistem pengairan lahan pertanian juga menjadi sorotannya.
"Irigasi Anai II sepertinya kurang maksimal, begitu juga dengan perawatan dan pengembangannya," tambah dia.
Ketersediaan pupuk juga menurutnya juga tidak mencukupi untuk petani.
Reza mewakili kelompoknya juga menyoroti masih kurangnya penyuluhan dan pengawasan serta sosialiasi terhadap program pemerintah di bidang pertanian.
Baca juga: Senin Depan, Sosialisasi Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Segera Digelar di Semua SD di Kota Pariaman
"Adapun saran yang kami berikan pada audiensi ini ialah agar pemangku kebijakan sedapatnya meninjau kembali kebijakan perihal pertanian," ujar dia.
Selanjutnya, kelompok masyarakat ini meminta seluruh wali nagari se-Padang Pariaman agar memaksimalkan anggaran 20 persen untuk ketahanan pangan dan kelangsungan pertanian.
Terakhir, pihaknya meminta agar diadakannya penelitian dan kajian tentang masalah pertanian, sehingga mendapatkan titik temu antara permasalahan dan solusi pertanian di Padang Pariaman.
Tak lupa, agar pemerintah daerah dapat menggandeng akademisi atau lembaga pendidikan dalam penelitian dan kajian seperti yang telah dilakukan oleh kelompok Masyarakat Peduli Lubuak Aluang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Padang Pariaman, Yurisman mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik Masyarakat Peduli Lubuak Aluang yang menyampaikan kepedulian di bidang pertanian.
"Artinya kami tidak jalan sendiri, semua terlibat. Pemerintah, stake holder terkait dan masyarakat," ujar Yurisman.
Ia menjabarkan bahwa saat ini kelangkaan pupuk memang begitu adanya.
"Kita hanya dialokasikan 35 persen, itulah yang kita bagi berdasarkan luas lahan yang ada di Padang Pariaman," kata dia.
Kemudian kata dia, penyuluh pertanian lapangan (PPL) memang itu kurang di Padang Pariaman.
"PPL itu dalam garis kerjanya membina kelompok tani yang terdaftar dalam informasi penyuluh pertanian. Jadi masyarakat yang belum tergabung dalam kelompok tani diharapkan bergabung dengan kelompok tani itu," tambah Yurisman.
Lebih lanjut mengenai hama yang menjangkiti lahan pertanian memang belum teratasi.
"Sebenarnya, sakit itu kan di obati, saat ini obat itu yang kurang. Kalau obat itu banyak barangkali penyakitnya bisa diatasi," ulas dia.
Perkiraan dia, 117 hektare lahan pertanian memang terdampak oleh hama wereng di seluruh Padang Pariaman, bahkan juga terjadi di daerah lain di Sumatera Barat.
Pantauan TribunPadang.com di gedung DPRD Padang Pariaman, peserta audiensi yang hadir ialah Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah, Kepala Dinas Pertanian Yurisman serta puluhan warga yang tergabung dalam kelompok Masyarakat Peduli Lubuak Aluang.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Masyarakat-Peduli-Lubuak-Aluang-sambangi-kantor-DPRD-Padang-Pariaman.jpg)