Kabupaten Padang Pariaman
Warga Lubuak Aluang Curhat Gagal Panen 5 Periode Berturut-turut Saat Datangi DPRD Padang Pariaman
Curhat Warga Lubuak Aluang di DPRD Padang Pariaman, Minta Pemda Tinjau Kembali Kebijakan Pertanian
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
"Artinya kami tidak jalan sendiri, semua terlibat. Pemerintah, stake holder terkait dan masyarakat," ujar Yurisman.
Ia menjabarkan bahwa saat ini kelangkaan pupuk memang begitu adanya.
"Kita hanya dialokasikan 35 persen, itulah yang kita bagi berdasarkan luas lahan yang ada di Padang Pariaman," kata dia.
Kemudian kata dia, penyuluh pertanian lapangan (PPL) memang itu kurang di Padang Pariaman.
"PPL itu dalam garis kerjanya membina kelompok tani yang terdaftar dalam informasi penyuluh pertanian. Jadi masyarakat yang belum tergabung dalam kelompok tani diharapkan bergabung dengan kelompok tani itu," tambah Yurisman.
Lebih lanjut mengenai hama yang menjangkiti lahan pertanian memang belum teratasi.
"Sebenarnya, sakit itu kan di obati, saat ini obat itu yang kurang. Kalau obat itu banyak barangkali penyakitnya bisa diatasi," ulas dia.
Perkiraan dia, 117 hektare lahan pertanian memang terdampak oleh hama wereng di seluruh Padang Pariaman, bahkan juga terjadi di daerah lain di Sumatera Barat.
Pantauan TribunPadang.com di gedung DPRD Padang Pariaman, peserta audiensi yang hadir ialah Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah, Kepala Dinas Pertanian Yurisman serta puluhan warga yang tergabung dalam kelompok Masyarakat Peduli Lubuak Aluang.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Masyarakat-Peduli-Lubuak-Aluang-sambangi-kantor-DPRD-Padang-Pariaman.jpg)