Pesona Wisata Sawah di Kota Pariaman, Syerli: Malam Hari Lebih Indah

Objek wisata sawah Fajar Rezeki Illahi ialah destinasi wisata baru di Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Pesona malam di objek wisata sawah 'Fajar Rezeki Illahi' Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat, Minggu (23/1/2022) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Objek wisata sawah Fajar Rezeki Illahi ialah destinasi wisata baru di Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Sejak peresmiannya pada 30 Desember 2021 lalu, objek wisata ini cukup fenomenal di media sosial dan media massa.

Adapun pesona dari objek wisata ini ialah karena pemandangan indah berupa hamparan sawah yang luas.

Baca juga: DPP PKDP Sambangi Kota Pariaman, Genius Umar Minta Perantau Jadi Duta Wisata

Baca juga: Pemandian Tirta Alami Malibo Anai, Wisata Alam yang Indah dan Menyegarkan di Sumbar

Pengunjung akan menikmati suasana berjalan di trek kayu sepanjang 200 meter di atas area persawahan.

Ketinggian dari permukaan sawah diperkirakan sekira 2,5 meter.

Seorang warga Limau Puruik Kota Pariaman Syerli (29) mengungkapkan bahwa kunjungannya kali ini adalah yang kedua kalinya.

Baca juga: Pemprov Sumbar Siapkan Wisata Berbasis Tradisi Minangkabau, Pemasaran Berbasis Teknologi Digital 

Baca juga: Soal Sampah di Kawasan Wisata Pantai Padang, Wagub Sumbar: Ini soal Kesadaran Masyarakat 

"Ini adalah kunjungan kedua saya ke sini, sebelumnya datang pada siang hari," ujar Syerli, Minggu (23/1/2022) malam.

Ia beralasan, kunjungan keduanya ini karena penasaran dengan suasana malam hari di objek wisata sawah tersebut.

Baca juga: Soal Sampah di Pantai Padang, Ketua DPD Asita Sumbar : Masih Layak Jadi Destinasi Wisata Favorit

Baca juga: Bukan Pengunjung, Melainkan Sampah yang Ramaikan Kawasan Objek Wisata Pantai Muaro Lasak Kota Padang

"Sebelumnya datang pada siang hari, jadi saya ingin mencoba suasana malamnya," tambah dia.

Menurut Syerli, suasana malam hari di wisata sawah ini lebih indah dibanding siang hari.

"Malam lebih indah, karena lampu-lampu hiasnya menjadikan lokasi ini semakin menarik," kata dia.

Lebih lanjut dikatakannya, pada kunjungannya kali ini, ia datang bersama anaknya dan dua orang adik perempuannya.

Baca juga:
Bukan Pengunjung, Melainkan Sampah yang Ramaikan Kawasan Objek Wisata Pantai Muaro Lasak Kota Padang

Sementara itu, warga Cubadak Air Pariaman, Eka (26) mengatakan bahwa kunjungannya kali ini adalah kali kedua baginya.

Ia mengatakan bahwa pertama kali mengunjungi lokasi ini juga pada malam hari, sedangkan pada siang hari hanya melihat sepintas saat mengendarai sepeda motor.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved