Breaking News:

Sampah di Pantai Padang

Pengamat Lingkungan Prof Isril Berd: Masyarakat Harus Diberikan Edukasi Tentang Sampah

Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Padang Prof Isril Berd mengatakan masyarakat butuh edukasi soal membuang sampah serta ancaman bahaya lingk

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
istimewa
Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Prof Isril Berd 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Padang Prof Isril Berd mengatakan masyarakat butuh edukasi soal membuang sampah serta ancaman bahaya lingkungan.

Menurut pengamat lingkungan Universitas Andalas itu persoalan sampah di Pantai Padang itu bukan hal baru tapi sudah menjadi lumrah.

Ia juga menggaris bawahi bahwa sampah yang terdampar di Pantai Padang saat ini adalah sampah yang dibuang oleh masyarakat dari 23 Aliran sungai dan 6 daerah aliran sungai yang ada di Kota Padang.

Baca juga: Pengamat Lingkungan Prof Isril Berd: Sampah di Pantai Padang Merupakan Kiriman dari 23 Aliran Sungai

Baca juga: Sampah di Pantai Padang, Miko Kamal: Memang Krusial, dan Secara Umum Ada 3 Persoalan

"Masyarakat sampai sekarang masih melihat selokan, drainase dan sungai sebagai tempat pembuangan sampah sehingga bertumpuk lah sampah di Pantai Padang," jelasnya.

Baginya hal ini tidak luput dari mindset, karakter dan budaya masyarakat Kota Padang yang belum mengerti tentang ancaman lingkungan.

Padahal menurut guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Unand itu Kota Padang sudah memiliki Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota yang mengatur soal sampah.

Baca juga: Update Sampah Berserakan di Pantai Padang, Pj Sekda Arfian: Semua SKPD terkait Harus Terlibat

Baca juga: Bukan Pengunjung, Melainkan Sampah yang Ramaikan Kawasan Objek Wisata Pantai Muaro Lasak Kota Padang

"Kota Padang punya Perda no 21 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, bahkan di Pasal 63 diatur bahwa jika ada yang membuang sampah tidak pada tempatnya akan dipidana kurungan paling lama 3 bulan dan denda paling banyak Rp 5 Juta," ucapnya.

Selain perda juga sudah ada peraturan Wali Kota Padang terkait persoalan sampah ini, namun jadi pertanyaan baginya kenapa masyarakat masih saja terus membuang sampah tidak pada tempatnya.

"Sehingga saya lihat ini memang masalah edukasi, namun siapa yang bertanggung jawab untuk memberikan edukasi ini pada masyarakat," menurutnya.

Baca juga: Masalah Tumpukan Sampah di Pantai Padang, DLH: Kewenangan Dinas Pariwisata

Baca juga: Sampah Berserakan di Kawasan Pantai Muaro Lasak Padang, Ketua RT: Kami Ibarat TPA, Tumpuan Sampah

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved