Breaking News:

Tiga Orang Pengemis Berpakaian Badut Diamankan Petugas Satpol PP Kota Padang

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melakukan penertiban sejumlah pengemis berpakaian badut di sejumlah lampu merah, Selasa (4/1/2022)

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
istimewa
Tiga Orang Pengemis Berpakaian Badut Diamankan Petugas Satpol PP Kota Padang 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melakukan penertiban sejumlah pengemis berpakaian badut di sejumlah lampu merah, Selasa (4/1/2022) malam.

Para pengemis dengan berpakaian badut terpaksa ditertibkan petugas, mengingat keberadaan mereka di sana telah melanggar aturan sesuai dengan Perda yang berlaku di Kota Padang.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Padang Manufer Putra Firdaus Soroti Perpindahan Kadis Kesehatan Ferimulyani Hamid

Baca juga: PPKM Level 2 Kota Padang Diperpanjang Hingga 17 Januari 2022

Selasa malam (04/1/22) Setidaknya tiga orang diamankan petugas dan dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang.

Menurut Kasi Operasi dan pengendalian Satpol PP, Yapril Asda mengatakan bahwa akhir - akhir ini sudah banyak terlihat para badut ini beraktifitas diperapatan lampu merah, di sejumlah jalan utama di Kota Padang.

Baca juga: Satpol PP Kota Padang Lakukan Penataan, Pemindahan dan Penyitaan Barang PKL di Kawasan Atom Center

Baca juga: Kenal Pamit Kasatpol PP Kota Padang, dari Alfiadi kepada Mursalim : Tekad Jadi Pasukan Penegak Perda

Kebanyakan di antara pengemis berpakaian badut itu memiliki tujuan meminta belas kasih dari pengguna jalan, tentu hal ini perlu disikapi sehingga tidak menjadi larut, karena aktifitas mereka tersebut juga bisa meresahkan penguna jalan.

Terkait penertiban badut badut ini Kasat Pol PP Padang Mursalim menyampaikan, memang apa yang dilakukan adalah unik dan lucu, namun mereka melakukan aktifitas di tempat yang tidak dibenarkan, karena hal tersebut selain telah menganggu ketertiban dan melanggar aturan, kelakuan mereka juga sangat berbahaya bagi keselamatan mereka.

Baca juga: Mursalim Nafis Jabat Kasat Pol PP Kota Padang, Ini Harapannya untuk Kedepan

Baca juga: Wali Kota Padang Berharap 2022 jadi Tahun Kebangkitan dan Siswa Kembali Belajar Tatap Muka

"Mereka melanggar aturan sehingga badut ini dibawa untuk di proses, efek jera supaya tidak mengulangi aktivitas tersebut, pakaian badut tersebut terpaksa disita untuk sementara waktu, setelah berjanji tidak mengulangi baru pakaian tersebut dikembalikan", ucap Mursalim.

Mursalim menambahkan boleh saja berkreasi untuk mencari penghasilan, namun jangan di jalan ataupun perapatan lampu merah, karena jika masih ada ditemukan badut-badut ini akan  ditertibkan oleh Personil Satpol PP, bisa saja Kedepan pakaian mereka tersebut tidak dikembalikan, tidak hanya badut badut tetapi juga aktifitas lain yang menganggu ketertiban umum.

Baca juga: Menanggapi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Dinas Perdagangan Kota Padang Adakan Pasar Murah

"Jika masih beraktifitas dilampu merah dan kembali terjaring maka pakainya tidak akan dikembalikan, ini adalah Efek jera bagi mereka yang tidak mengindahkan peringatan petugas", terang Mursalim Kasat Pol PP Padang. (*)
 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved