Breaking News:

Jumlah Angka Pengangguran Terbuka di Sumatera Barat Turun Jadi 6,52 Persen pada 2021

Angka pengangguran terbuka di Sumatera Barat (Sumbar) berdasarkan data BPS menurun menjadi 6,52 persen pada 2021 dibandingkan 2,58 pada periode yang s

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Biro Adpim Setdaprov Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menyambut rombongan Komisi IX DPR RI di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/12/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Angka pengangguran terbuka di Sumatera Barat (Sumbar) berdasarkan data BPS menurun menjadi 6,52 persen pada 2021 dibandingkan 2,58 pada periode yang sama pada 2020.

"Meski masih dalam kondisi pandemi tapi tingkat pengangguran di Sumbar menurun dari tahun 2020,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menyambut rombongan Komisi IX DPR RI di Auditorium Gubernuran, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong Pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur untuk Buka Peluang Investasi

Baca juga: Momentum Hari Jadi ke-231 Kota Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi: Teruslah Berkarya agar Jadi Idola

Mahyeldi merincikan jumlah penduduk usia kerja Sumbar pada 2021 sebanyak 4,76 juta yang meliputi angkatan kerja 2,7 juta dan 1,1 juta bukan angkatan kerja. 

Dari data itu jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 2,58 juta dan yang menganggur 179.950 orang atau 6,52 persen.

Sekaitan pandemi Covid-19, pada 2021 terdapat 313.850 penduduk usia kerja yang terdampak, turun dari 2020 yaitu berjumlah 531.560 orang.

Baca juga: Hadiri HUT Kota Padang Panjang, Mahyeldi: Kolaborasi & Inovasi Penting untuk Percepatan Pembangunan

Baca juga: Sosialisasi OSS-RBA, Mahyeldi: Tidak Boleh Memperlambat dan Menghambat Izin Usaha serta Investasi

"Sementara itu Pemprov Sumbar juga telah menetapkan UMP tahun 2022 sebesar Rp2.512.539 naik 1 persen lebih dari tahun ini yang berjumlah Rp2.488.041," ujar Mahyeldi.

Ia menyebut dalam penetapan itu Pemprov Sumbar telah melalukan beberapa upaya diantaranya melakukan sosialisasi penetapan UMP pada perusahaan, melakukan bimtek dan pengawasan serta pembinaan terhadap implementasi UMP.

Baca juga: Silaturahmi Lintas Angkatan Ikatan Alumni SMAN 1 Bukittinggi Bermakna, Gubernur Mahyeldi Apresiasi

Baca juga: PSP Padang vs PSKB Bukittinggi: Teguh Siapkan Algojo Eksekusi Penalti, Tantang Tim Pandeka Minang

"Kami berharap kedatangan Komisi IX bisa memberikan masukan untuk dijadikan pertimbangan bagi Sumbar ke depan," katanya.

Ketua rombongan Komisi IX Edy Wuryanto mengatakan saat ini komisi tersebut membagi kelompok, satu ke Sumbar, ada yang ke Bali dan sebagian keluar negeri.

Baca juga: Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmikan Soft Opening Hotel Santika Premiere Padang

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan untuk Kecerdasan dan Hindari Stunting

Kunjungan spesifik ke Sumbar berdasarkan Peraturan DPR RI Nomor 1 tahun 2014 untuk melakukan pengawasan terhadap penetapan dan implementasi UMP 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved