Breaking News:

Polsek Danau Kembar sebut Tidak Ada Lagi Laporan Kemunculan Harimau Sumatera di Kabupaten Solok

Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) tidak lagi muncul dan tidak ditemukan jejak kaki baru dalam ladang warga di Kabupaten Solok, Provinsi Suma

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
ISTIMEWA
Terlihat adanya jejak kaki satwa, yang diduga Harimau sekitar areal persawahan di Nagari Pauh Sangik, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) tidak lagi muncul dan tidak ditemukan jejak kaki baru dalam ladang warga di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (21/11/2021).

Satwa liar dan dilindungi ini muncul di Jorong Lurah Ingu, Nagari Simpang Tanjung Nan IV, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumbar, pada Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Harimau Sumatera Lanustika Siap Dilepasliarkan: Sempat Terkam Warga Hingga Tewas, Pemicu Masih Buram

Baca juga: Jejak Mirip Kaki Harimau Sumatera Ditemukan di Persawahan Nagari Pauh Sangik Lima Puluh Kota, Sumbar

Hal itu dikatakan oleh Kapolsek Danau kembar, Iptu Irhas Murad, saat dihubungi TribunPadang.com melalui sambungan telepon.

"Terkait harimau yang muncul dan jejak kakinya ditemukan di ladang bawang warga itu tidak ada muncul lagi," kata Iptu Irhas Murad.

Baca juga: Harimau Sumatera Muncul di Ladang Bawang Masyarakat di Jorong Lurah Ingu, Kabupaten Solok

Baca juga: Harimau Terkam 2 Ekor Anjing Warga di Padang, BKSDA Lakukan Patroli Pengusiran Selama 3 Hari

Ia menduga harimau sumatera itu hanya lewat saja.

"Karena ternak warga tidak ada yang dimangsanya berdasarkan laporan yang kami terima," katanya.

Kata dia, untuk warga yang melihatnya masih satu orang dan sampai saat ini tidak ada informasi atau laporan kemunculannya kembali.

Baca juga: Update Harimau Muncul di Kawasan Tahura Bung Hatta, BKSDA sebut Kondisi Sudah Aman

Baca juga: Halau Harimau yang Terkam Anjing Warga di Tahura Bung Hatta Padang, BKSDA Pakai Meriam Buatan

"Kalau untuk pengusiran juga telah dilakukan bersama-sama dengan petugas BKSDA dengan melakukan suara bunyi-bunyian dari meriam karbit," katanya.

Proses pengusiran dilakukan pada malam hari tepatnya di belakang rumah warga sehingga diharapkan satwa liar dan dilindungi ini dapat kembali ke hutan.

Baca juga: Jawaban Lengkap Tema 5 Kelas 4 Halaman 89, 90 dan 91: Pahlawanku Kebanggaanku

Baca juga: Harimau Muncul Dekat Parkiran Tahura Bung Hatta Padang, Ahmad Yusuf: Terkam Anjing Milik Teman Saya

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved