Berita Dharmasraya
Harimau Sumatera Lanustika Siap Dilepasliarkan: Sempat Terkam Warga Hingga Tewas, Pemicu Masih Buram
Seekor harimau sumatera bernama Lanustika kini telah kembali sehat dan siap dilepasliarkan.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Seekor harimau sumatera bernama Lanustika kini telah kembali sehat dan siap dilepasliarkan.
Harimau itu sebelumnya sempat menyerang warga berinisial MA (16), seorang pekerja PT Uniseraya hingga meninggal dunia, Minggu (29/8/2021).
Direktur Eksekutif YAD, Dr Catrini Kubontubuh mengatakan bahwa harimau ini dalam kondisi yang baik.
"Sejauh ini baik. Kami sudah memberikan laporan laporan kepada BKSDA Sumbar maupun BBKSDA Riau terkait," kata Catrini kepada TribunPadang.com, Jumat (19/11/2021).
Dikatakan Catrini, harimau sumatera Lanustika ini sudah siap untuk dilepasliarkan.
"Harimau Lanustika sudah siap untuk dilepasliarkan," katanya.
Baca juga: Jejak Mirip Kaki Harimau Sumatera Ditemukan di Persawahan Nagari Pauh Sangik Lima Puluh Kota, Sumbar
Baca juga: Harimau Sumatera Muncul di Ladang Bawang Masyarakat di Jorong Lurah Ingu, Kabupaten Solok
Saat ini pihaknya sedang menunggu arahan dari Dirjen KSDAE terkait proses lepas liar satwa liar dan dilindungi ini.
Sebelumnya, Polsek Siak, Polsek Sungai Apit, dan PT Triomas bersama-sama tim Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) turun ke lokasi pada Selasa (30/8/2021).
Akhirnya dipasang 3 box trap dan 3 kamera trap di sekitar lokasi kejadian karena ditemukan jejak satwa tidak begitu jauh dari ditemukannya jasad korban oleh BBKSDA Riau.
Harimau sumatera ini akhirnya masuk kandang jebak pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 18.30 WIB, dan dievakuasi pada Kamis (9/9/2021) dikarenakan kondisi yang gelap sebelumnya.
Manajer Operasional PR-HSD ARSARI, Patrick Flaggellata mengatakan belum mengetahui pasti apa yang membuat harimau tersebut menyerang warga.
"Masih belum bisa dipastikan (terkait penyerangan manusia). Untuk perilakunya masih menunjukkan sifat alaminya," kata Patrick kepada TribunPadang.com, Rabu (6/10/2021).
Patrick mengatakan, harimau yang berumur lebih kurang 3 tahun ini pertama kali menunjukkan kecemasan saat berinteraksi dengannya.
"Perilaku harimau bernama Lanustika saat awal berinteraksi dengan tim medis PR-HSD menunjukkan kecemasan," terang dia.
"Hal tersebut menunjukkan masih adanya sifat alami untuk bertahan dan menghindari dari manusia," imbuhnya.
Namun, perilaku berbeda ditunjukkan saat harimau Lanustika sedang mengalami sakit.
"Saat sedang sakit, harimau bernama Lanustika tidak menghindar ketika petugas mendekat," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/harimau-sumatera-yang-terlibat-konflik-dengan-manusia-di-siak-riau.jpg)