Breaking News:

Corona Sumbar

Capaian Vaksinasi Jadi Indikator PPKM, Gubernur Sumbar ke Wali Kota Padang: Koordinasi dengan Pusat

Capaian vaksinasi Covid-19 dijadikan sebagai indikator dalam penilaian level PPKM di suatu wilayah.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar Mahyeldi menerima bantuan obat-obatan untuk pasien Covid-19, Jumat (6/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Capaian vaksinasi Covid-19 dijadikan sebagai indikator dalam penilaian level PPKM di suatu wilayah.

Hal itu disebut menjadi salah satu penyebab tidak turunnya level PPKM Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). 

"Penilaian level PPKM sekarang terjadi perubahan, vaksinasi sudah dijadikan sebagai indikator leveling," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat Rapat Percepatan Vaksinasi di Aditorium Gubernuran, Kamis (7/10/2021) malam.

Dulu, kata Mahyeldi, angka keterisian tempat tidur atau BOR, Positivity Rate (PR), angka kematian, dan angka kesembuhan menjadi indikator.

Baca juga: Kedapatan Tak Pakai Masker di Pusat Keramaian, 14 Warga Padang Disanksi Push Up dan Menyapu

Baca juga: Disdag Padang Klaim Sudah Datangi 4 Mal Besar Terkait Kebijakan Wajib Menunjukkan Bukti Vaksin

Namun sekarang tidak demikian.

Meski begitu, ia tetap mengapresiasi Kota Padang yang bisa mengendalikan poin-poin yang menjadi indikator tersebut.

"Saat ini Kota Padang masih berada pada penilaian level 4, capaian vaksinasi itu yang mendasari, kenapa? karena capaian vaksinasinya belum mencapai 50 persen, ditekankan Ibu kota provinsi harus 50 persen," ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, level PPKM di Kota Padang sebetulnya sudah turun tapi hitungan pusat belum, maka ia meminta Dinas Kesehatan Provinsi untuk segera berkoordinasi dengan pusat.

Sehingga dasar leveling tersebut jelas dan daerah juga paham.

"Jangan hanya pusat saja yang paham, daerah nyaris tidak tahu, karena memang keputusannya di pusat, untuk itu pembicaraan dengan wali kota ketika itu, segera melakukan koordinasi dengan pusat," tutur Mahyeldi.

Ditegaskan Mahyeldi perlu dilakukan penguatan ke Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar capaian vaksinasi sebagaimana diarahkan pusat bisa terlaksana.

"Untuk memaksimalkan capaian vaksinasi di Padang mohon dukungan perguruan tinggi yang ada di Padang," tukas Mahyeldi.

Tak hanya itu, Mahyeldi juga meminta dukungan tenaga vaksinator di rumah sakit dan di dinas-dinas terkait. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved