Breaking News:

Kedapatan Tak Pakai Masker di Pusat Keramaian, 14 Warga Padang Disanksi Push Up dan Menyapu

Sebanyak 14 warga Kota Padang terpaksa harus berurusan dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
IST/Satpol PP Padang
Satpol PP Padang melakukan pengawasan prokes di kawasan Tunggul Hitam, Rabu (6/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak 14 warga Kota Padang terpaksa harus berurusan dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Hal ini dikarenakan mereka kedapatan tidak menggunakan masker saat berada di pusat keramaian.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Padang Edrian Edwar mengatakan, 14 warga yang tidak memakai masker tersebut dijaring petugas di dua titik lokasi wilayah Kota Padang.

Baca juga: Tenant Transmart Padang Khawatir Wajib Bukti Vaksin Berdampak Penurunan Omset

Sebanyak 7 orang di swalayan Aciak Mart Tunggul Hitam, dan 7 orang tempat kuliner malam di lapangan AU jalan Tunggul Hitam, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang pada Rabu (6/10/2021) malam.

"Mereka yang terjaring ini langsung dibawa ke Mako Satpol PP Padang, dilakukan pendataan dan diberi sanksi sosial, push up dan menyapu," kata Edrian Edwar, Kamis (7/10/2021).

Menurutnya, Satpol PP Padang melakukan pengawasan Sesuai Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2021.

Pengawasan juga dilakukan mengingat Padang masih menerapan PPKM Level IV sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021.

Baca juga: Sumbar Terapkan Wajib Bawa Bukti Vaksin Saat Masuk Mal, Pengunjung Transmart Padang Turun Drastis

"Data mereka yang terjaring ini dihimpun dalam aplikasi Sistim Pelanggaran Perda (Sipelada)," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Padang Afriadi mengatakan, Satpol PP Padang terus aktif melakukan pengawasan, baik di tempat umum maupun di lingkungan pendidikan yang ada di Kota Padang.

Pengawasan ini bagian upaya dan usaha pemerintah dalam rangka mengubah perilaku masyarakat untuk memutus rantai penularan Covid-19.

"Sehingga apa yang kita harapkan agar kembali hidup dan berkegiatan secara normal, secepat mungkin dapat dilakukan kembali," ungkapnya.

Afriadi juga menghimbau masyarakat yang belum vaksin agar segera divaksin, sehingga tingkat ketahanan imunitas masyarakat semakin kuat, dan resiko terpapar rendah. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved