Breaking News:

Kementerian PUPR Bantu 200 Miliar Bangun Pasar Raya Padang Fase VII, Mulai Jalan 2022

Dana sebesar Rp 200 miliar direncanakan bakal digelontorkan untuk membangun infrastruktur pasar tersebut.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Penyemprotan disinfektan di Pasar Raya Barat Padang, Senin (20/4/2020). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG-  Wali Kota Padang Hendri Septa bersyukur pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), merealisasikan pembangunan Pasar Raya Kota Padang Fase VII. 

Dana sebesar Rp 200 miliar direncanakan bakal digelontorkan untuk membangun infrastruktur pasar tersebut.

Terealisasinya pembangunan pasar Fase VII disampaikan Walikota Padang Hendri Septa ketika mengadakan pertemuan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Padang dan Sejumlah Daerah Sumbar

Baca juga: Penerima PKH di Padang Wajib Vaksin Covid-19, Devi: Tak Masalah Keluarga Juga Sudah Divaksin

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya bersyukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat yang terus diterima bagi Kota Padang. Bantuan untuk kemajuan Kota Padang dari berbagai pihak tak henti-hentinya, terutama selama tiga bulan belakangan ini," kata Hendri Septa, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, Menteri PUPR mengabulkan usulan pembangunan revitalisasi Pasar Raya Padang Fase VII yang pelaksanaannya di tahun depan.

Hendri Septa menyebut, usulan revitalisasi Pasar Raya Padang Fase VII sudah diupayakan pihaknya pasca gempa 2009 yang mengakibatkan kondisi bangunan mengalami kerusakan akibat gempa dahsyat berskala 7,6 richter tersebut.

"Dengan direvitalisasinya bangunan Fase VII ini nantinya semoga dapat memfasilitasi dan mengakomodir pedagang serta PKL yang berjualan di kawasan tersebut selama ini," tambahnya.

Baca juga: Puluhan Makam Jenazah Covid-19 di TPU Bungus Dibongkar, DLH Padang Ungkap Penyebabnya

Ia juga membeberkan, adapun terkait pembangunan Fase VII dikabarkan akan dilaksanakan tahun 2022 dengan perkiraan menelan anggaran bantuan Kementerian PUPR yang ditaksir sebanyak Rp200 miliar.

Menurutnya, saat ini Pemko Padang sedang menyiapkan persyaratan terkait perencanaan. 

Di antaranya Detail Engineering Desain (DED), AMDAL dan ANDAL LALIN serta persiapan relokasi bagi pedagang. 

"Diharapkan dengan pembangunan Fase VII ini dapat menggerakan ekonomi Kota Padang terutama di sektor perdagangan," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved