Breaking News:

Padang

Bendungan Irigasi Kasang Dua Sikayan Rusak, Penyebab Banjir Besar di Koto Tangah

Wali Kota Padang Hendri Septa mengungkapkan bendungan Irigasi Kasang Dua Sikayan Koto Tangah mengalami rusak.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
PemkoPadang
Peninjauan bendungan irigasi kasang II Koto Tangah, Padang, Minggu (6/9/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Wali Kota Padang Hendri Septa mengungkapkan bendungan Irigasi Kasang Dua Sikayan Koto Tangah mengalami rusak.

Saat ini tengah diupayakan perbaikannya bendungan tersebut.

Hendri Septa mengaku, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu dikarenakan bendungan tersebut tidak lagi berfungsi. 

Baca juga: BPBD Kota Padang Survei Penyebab Banjir, Terungkap Penyumbatan Arus Sungai dan Berbelok ke Pemukiman

"Sehingga sewaktu datang air bah, air bah tersebut mengarah ke permukiman warga sehingga banjir pun tak terelakkan," keterangan Hendri Septa, Senin (6/9/2021)

Hendri mengatakan, setelah peninjauan ke lokasi bendungan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V terkait penanganan Bendungan Irigasi Kasang Dua tersebut.

"Insya Allah bendungan ini segera diperbaiki, apalagi akhir-akhir ini iklim cukup ekstrim karena sering hujan dengan curah tinggi,"

"Hal tersebut harus kita upayakan demi melindungi warga dari banjir begitu juga areal persawahan mereka," imbuhnya.

Menurutnya, Pemko Padang sudah menyurati BWS Sumatera V untuk meminta perbaikan bendungan tersebut.

Baca juga: Permukaan Tanah Mengalami Penurunan, BPBD Padang Ungkapkan, 50 Persen Dikarenakan Sumur Bor

"Kita sudah menyurati pihak BWS Sumatera V seminggu yang lalu dan semoga saja realisasinya segera dilakukan. Insya Allah bendungan ini dapat diperbaiki disertai normalisasinya," pungkas wali kota. 

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan setelah dilakukan peninjauan ke lapangan, salah satu penyebab banjir 18 Agustus 2021 lalu karena rusaknya bendungan Sikayan yang meninggalkan material beton. 

Sehingga aliran sungai Batang Kandis mengalami hambatan dan mengakibatkan air mencari jalur yang menuju arah ke pemukiman masyarakat. 

Di samping itu, beberapa titik aliran sungai yang terdapat di Sungai Lareh, Sungai Sapih, Gunung Sarik dan Air Pacah. Tim menemukan terjadinya pendangkalan atau penyempitan lebar sungai.

"Ini juga salah satu penyebab banjir. Karena curah hujan yang tinggi sehingga tidak tertampung oleh luasnya sungai," jelas Sutan.(*)

Foto: Peninjauan bendungan irigasi kasang II Koto Tangah, Padang, Minggu (6/9/2021)/ istimewa

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved