Breaking News:

Permukaan Tanah Mengalami Penurunan, BPBD Padang Ungkapkan, 50 Persen Dikarenakan Sumur Bor

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Barlius mengungkapkan, bahwa Padang termasuk 21 kota provinsi di Indonesia yang mengala

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Barlius 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Barlius mengungkapkan, bahwa Padang termasuk 21 kota provinsi di Indonesia yang mengalami penurunan permukaan tanah. 

Penurunan permukaan tanah ini dikarenakan makin tingginya pemakaian air tanah menggunakan sumur bor oleh masyarakat.

"Penurunan permukaan tanah ini 50 persen, karena pemakaian air tanah atau sumur bor," kata Barlius, Rabu (1/8/2021).

Barlius mengatakan, pembuatan sumur bor ini mengakibatkan lobang- lobang ditanah sehingga permukaan tanah menjadi turun.

Kedepan, pihaknya akan terus melakukan pengetatan penggunaan sumur bor oleh masyarakat.

Barlius mengatakan, penurunan permukaan tanah ini berakibat pada seringnya terjadi banjir di Kota Padang.

"Selain hujan deras, penyebab banjir juga dikarenakan turunnya permukaan tanah, dampaknya air laut menjadi naik, sehingga tidak ada aliran air," ungkap Barlius.

Barlius mengatakan, monitoring perizinan penggunaan air tanah dilakukan oleh dinas lingkungan hidup yang ikut melibatkan BPBD Padang.

Selain pengetatan monitoring penggunaan air tanah, Barlisu mengharapkan kedepan masyarakat menggunakan air PDAM.

"Kalau dapat penggunaan air tanah dihentikan saja, semua pengguna air tanah menggunakan air pdam," tambahnya.

Baca juga: Update PascaBanjir di Padang, Masyarakat Aksi Bersih-bersih Rumah, Warga Gunakan Sumber Sumur Bor

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved