Geliat Bisnis Ikan Cupang di Masa Pandemi Covid-19 di Padang

Memelihara ikan cupang menjadi tren terbaru yang dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu luang selama masa pandemi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Budidaya ikan cupang di Berok Nipah, Padang, Sumbar 

Selain itu diberi beberapa obat penunjang yang bisa aplikasikan seperti ekstrak daun ketapang untuk mengatur PH air.

"Pemberian garam juga bisa, ganti air minimal sekali 4 hari, itu tergantung kualitas air. Air yang jernih dan bagus itu kelihatan bening."

"Walaupun menggunakan ekstrak daun ketapang yang warnanya coklat, tapi tetap bening. Jika tidak, berarti ada sesuatu pada airnya misal PH rendah dan ada lendir sisa makanan," jelasnya.

Baca juga: Cara Menggunakan Daun Ketapang untuk Ikan Cupang di Dalam Aquarium, Hilangkan Saraf Daun

Baca juga: Begini Cara Fermentasi Daun Ketapang Agar Menghasilkan Air yang Bagus untuk Ikan Cupang

Baca juga: Manfaat Daun Ketapang Bagi Ikan Cupang dan Kesehatan Tubuh Manusia, Dapat Menurunkan Diabetes

Harga ikan cupang relatif, per ekor berkisar 5.000 rupiah hingga 5 juta rupiah, tergantung kualitasnya.

Ia mengatakan ikan cupang itu ada kontesnya. 

Penilaian biasanya mengacu ada international Betta Congress (IBC).

"Jadi ada standarnya, ikan yang baik itu gimana yang mendekati standar. Ivennya setiap kota ada, sekali dua bulan di masing-masing kota. Kita di sini sering mengadakan iven, sekarang pandemi, jadwal agak berkurang," tuturnya.

Igo menambahkan, peminat ikan cupang kini semakin beragam. Ikan cupang diminati semua golongan, mulai dari anak-anak.

Baca juga: Cara Menggunakan Daun Ketapang untuk Ikan Cupang di Dalam Aquarium, Hilangkan Saraf Daun

Baca juga: Cara Mengolah Daun Ketapang Kering untuk Ikan Cupang dan Ikan Channa Maru

Hal itu karena ikan cupang memiliki warna yang beragam.

Selain itu, perawatannya tidak susah, tidak ribet, dan tidak butuh filter. 

Pakan yang diberikan pun pakan alami, seperti jentik nyamuk, cacing sutera, dibantu pelet juga bisa.

Ukuran paling besar ikan cupang empat sentimeter dari ujung sampai pangkal ekor.

Sementara, jenis giant capai 7 hingga 8 sentimeter dengan usia maksimal satu tahun atau 10 hingga 14 bulan. 

"Biasanya umur 4 bulan sudah bisa berkembang biak, tergantung perawatan. Paling laris plakat, jenis sirip pendek karena perawatannya lebih simpel, warna cenderung lebih banyak yang plakat," tutup Igo. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved