Geliat Bisnis Ikan Cupang di Masa Pandemi Covid-19 di Padang
Memelihara ikan cupang menjadi tren terbaru yang dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu luang selama masa pandemi Covid-19.
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Memelihara ikan cupang menjadi tren terbaru yang dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu luang selama masa pandemi Covid-19.
Penjualan ikan cupang meningkat, hal ini dituturkan oleh pedagang ikan hias di Padang, Igo Ilhamdani (31).
Hal tersebut dikarenakan ikan cupang banyak pilihan jenisnya dan corak warnanya lebih beragam.
"Sebelum pandemi penjualannya masih bagus, awal pandemi itu agak turun, tapi setelah PSBB mulai terlihat peningkatan permintaan ikan cupang dari masyarakat sampai awal tahun ini," terang Igo.
Baca juga: Cara Mengolah Daun Ketapang Agar Warna Ikan Cupang Semakin Cantik
Baca juga: Alasan Memilih Daun Ketapang Kering untuk Ikan Cupang dan Ikan Channa Maru
Baca juga: Manfaat Daun Ketapang bagi Ikan Cupang, Simak Cara Penggunaan di Aquarium
Ikan cupang sudah menjadi hobi baru, hal ini disebabkan keindahan ikan cupang yang sedap dipandang mata.
Igo mengaku berjualan ikan cupang sejak 2011 dan berawal dari hobi.
Jenis dan varian warna ikan cupang menjadi daya tarik tersendiri bagi Igo.
"Ada sensasinya, harganya pun kalau di bisnis cukup menjanjikan. Sementara, fasilitas media tidak terlalu ribet dan tidak terlalu banyak. Cukup di botol kecil saja bisa hidup," jelasnya.
Baca juga: Cara Fermentasi Daun Ketapang Agar Mendapatkan Air yang Bagus untuk Ikan Cupang
Baca juga: Selain Ikan Cupang Ekstrak Daun Ketapang Juga Bermanfaat untuk Ikan Channa Maru
Baca juga: Keuntungan Menggunakan Air Hasil Fermentasi Daun Ketapang untuk Ikan Cupang
Igo memiliki ribuan ikan cupang dengan beragam jenis, seperti halfmoon, plakat, crown trail, double tail dan giant.
Masing-masing jenis dibagi lagi, ada warna-warna dasar gelap, terang, hingga multi colour.
Igo merawat sendiri ikan cupang. Mulai dari memeriksa kesehatan ikan, kebersihan kolam, pemberian pakan hingga memindahkan ikan ke kantong plastik atau botol.
"Cara perawatan semua ikan sama. Jaga kualitas air, pakan teratur dan nutrisi yang cukup," ungkapnya.
Baca juga: Tips Memilih Daun Ketapang yang Cocok untuk Ikan Cupang
Baca juga: Cara Memilih Daun Ketapang yang Baik untuk Ikan Cupang, Pastikan Daun Kering yang Sudah Rontok
Baca juga: Daun Ketapang Jadi Solusi Agar Ikan Cupang, Piaraan Kesayangan Tetap Hidup Sehat
Dia menuturkan ada beberapa hal yang menyebabkan ikan cupang mati, di antaranya kualitas air yang tidak bagus baik dari PH maupun bakteri yang ada di dalamnya.
Menurutnya lebih baik dicegah dengan melakukan pergantian air minimal sekali empat hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/budidaya-ikan-cupang-di-berok-nipah-padang-sumbar.jpg)