Berita Sumbar Hari Ini

Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumbar Rekomendasikan Pembatalan TdS 2021, Berikut Ini Alasannya

Upaya menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata, anggaran pelaksanaan iven balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2021 sebesar Rp4.9 Miliar, akan jauh leb

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Koordinator Tenaga Ahli Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumatera Barat (Sumbar), Musliar Kasim beserta tim, berfoto bersama Gubernur Mahyeldi, di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Provinsi Sumbar pada Jumat (27/8/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Upaya menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata, anggaran pelaksanaan iven balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2021 sebesar Rp4.9 Miliar, akan jauh lebih bermanfaat dan dirasakan masyarakat.

Utamanya, jika dialihkan untuk penanganan Covid-19 atau subsidi kepada pelaku UMKM terutama UMKM penunjang pariwisata yang terdampak pandemi atau kegiatan promosi pariwisata lainnya yang lebih memungkinkan.

Hal tersebut merupakan salah satu rekomendasi yang disampaikan Koordinator Tenaga Ahli Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumatera Barat (Sumbar), Musliar Kasim, kepada Gubernur Mahyeldi, di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Jumat (27/8/2021).

Rilis tersebut diterima Redaksi TribunPadang.com, Jumat malam, menyebutkan rencana penyelenggaraan iven balap sepeda internasional, Tour de Singkarak (TdS) Tahun 2021.

Musliar Kasim mengungkapkan rekomendasi tersebut berdasarkan pertimbangan masih tingginya jumlah penyebaran dan masyarakat yang terpapar virus Covid-19 di Sumbar. 

Selain itu, lanjutnya relatif masih rendahnya tingkat vaksinasi di Sumbar dalam membentuk herd immunity.

Sementara potensi yang tinggi dari event TdS 2021, imbuhnya dalam menimbulkan kerumunan maupun diabaikannya protokol kesehatan yang berpotensi menciptakan klaster baru dan menghambat upaya penanganan pandemi.

Hingga 25 Agustus 2021 lalu, dikutipnya data Kemenkes mencatat capaian vaksinasi Sumbar masih 15,83 persen untuk vaksin dosis pertama, dan 9,06 persen vaksin dosis kedua.

Baca juga: Kota Pariaman Jadi Tuan Rumah Etape 1 Gran Fondo TDS 2021, Garis Start Dimulai di Pantai Kata

Baca juga: Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Jadwal Pelaksanaan TdS 2021 Diusulkan Diundur

Koordinator Tenaga Ahli Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumatera Barat (Sumbar), Musliar Kasim, kepada Gubernur Mahyeldi, di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Jumat (27/8/2021).
Koordinator Tenaga Ahli Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumatera Barat (Sumbar), Musliar Kasim, kepada Gubernur Mahyeldi, di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Jumat (27/8/2021). (ISTIMEWA)

Baca juga: TdS 2021 Dipastikan Digelar September, Etape Berkurang, Pembalap Official dan Panitia Wajib Vaksin

Kemudian, datangnya pebalap sepeda beserta tim official dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara ke Sumbar, katanya berpotensi menimbulkan risiko adanya mutasi virus yang dapat mempersulit penanganan pandemi.

Pertimbangan lain menurut Musliar, adalah kondisi psiko-sosial masyarakat dengan event TdS 2021 yang mengundang masuknya wisatawan asing berpotensi pula menimbulkan penolakan bahkan gejolak sosial termasuk penilaian terhadap konsistensi kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat.

Terakhir, ditambahkan Musliar untuk menyelenggarakan event TdS yang lebih bermanfaat pada masa yang akan datang, Majelis merekomendasikan perlunya dilakukan studi tentang manfaat ekonomi dan sosial pelaksanaan event TdS.

"Jadi itu beberapa pertimbangan sebagai dasar rekomendasi yang kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, berdasarkan hasil rapat Pleno Majelis Pertimbangan Kelitbangan Provinsi Sumbar untuk menunda/membatalkan event TdS 2021," kata Musliar.

"Penyelenggaraan TdS jika tetap diadakan pada tahun ini disatu sisi akan bisa menjadi ajang promosi Sumatera Barat, namun disisi lain ini juga akan memiliki dampak terhadap penanganan Covid-19. Kegiatan ini akan menyebabkan berkumpulnya sejumlah orang yang datang dari luar Sumatera Barat yang sangat berpotensi menciptakan penyebaran virus lebih banyak," tambah Musliar.(*/rel)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved