Perdagangan Tubuh Harimau Sumatera

Dugaan Perdagangan Tubuh Harimau Sumatera, BKSDA Sumbar Duga Ada Jaringan dan Mendalami Kasusnya

Petugas BKSDA akan mendalami terkait asal usul tulang belulang yang akan diperjualbelikan di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Ilustrasi: Harimau yang berada di dalam kawasan Taman Margasatwa Bukit Kinantan Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Petugas BKSDA akan mendalami terkait asal usul tulang belulang yang akan diperjualbelikan di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sebelumnya, sebanyak 80 potong tulang belulang tersebut merupakan bagian tubuh dari satwa dilindungi jenis Harimau Sumatera telah diamankan pihak berwajib sebagai barang butki (BB).

BB tersebut diamankan dari 2 orang berinisial D (46) dan FN (54) yang diamankan di sebuah kafe di Jorong Sijoniah, Nagari Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

"Saya telah memerintahkan tim BKSDA untuk melakukan pendalaman terkait asal usul barang bukti yang diamankan," kata Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono, Minggu (22/8/2021).

Hal itu, mengingat pertengahan Juli 2021 lalu BKSDA mengevakuasi seekor harimau dari lokasi perkebunan dan masih berusia muda.

"Tidak tertutup kemungkinan barang bukti ini memiliki keterkaitan kekerabatan dengan harimau yang dievakuasi itu sebelumnya," ujarnya.

Hingga saat ini lanjutnya, tim gabungan masih akan terus mengembangkan keterlibatan para pelaku lainnya dalam jaringan perdagangan satwa dilindungi di Sumatera Barat.

"Sebelumnya pada tanggal 29 Juli 2021, di Pendopo Bupati Pasaman Barat telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama para pihak untuk melestarikan Harimau Sumatera," katanya.

Ia mengatakan, operasi ini pun berhasil berkat dukungan para pihak untuk menghentikan perdagangan Harimau Sumatera baik hidup maupun bagian-bagian tubuhnya.

"Kami juga sangat berterima kasih kepada warga masyarakat yang sudah menginformasikan perdagangan satwa liar dilindungi kepada kami," katanya.

Baca juga: KRONOLOGI 2 Lelaki Diduga Memperdagangkan Tubuh Harimau Sumatera, Kedapatan Bawa 80 Tulang Belulang

Baca juga: UPDATE Dugaan Perdagangan Tubuh Harimau Sumatera di Pasbar, BKSDA Sumbar Amankan 80 Tulang Belulang

Pelanggaran Undang-undang

Dilansir TribunPadang.com, BKSDA Sumbar menyebutkan pasal yang dilanggar dua lelaki yang diduga memperdagangkan tubuh satwa Harimau Sumatera, yang termasuk dilindungi hingga saat ini.

Adapun pelanggaran keduanya yakni Pasal 21 ayat 2 huruf d Undang-Undang (UU) nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Sebelumnya, kedua lelaki diketahui berinisial D (46) warga Sibolga dan FN (54) warga Ujung Gading diamankan oleh Tim gabungan BKSDA Sumbar dan jajaran Polres Pasaman Barat,  Jumat (28/8/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved