Rehab Rumah Dinas Rp 5,6 Miliar, Ketua DPRD Sumbar Minta Maaf: Itu untuk Pelayanan Publik
Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Supardi meminta maaf atas polemik renovasi rumah dinasnya senilai Rp 5,69 miliar saat masa pandemi Covid-19.
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Supardi meminta maaf atas polemik renovasi rumah dinasnya senilai Rp 5,69 miliar saat masa pandemi Covid-19.
"Kepada warga Sumbar, saya Ketua DPRD Sumbar sekaligus kader Gerindra dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya atas kondisi yang terjadi," kata Supardi saat ditemui di rumah dinasnya, Sabtu (21/8/2021).
Supardi mengungkapkan, renovasi rumah dinas yang dimaksud di dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) itu ialah perbaikan gedung belakang rumah dinasnya.
Baca juga: Rehab Rumah Dinas DPRD Sumbar Rp 5,6 M, Pengamat: Lebih Buruk daripada Gubernur dan Wagub
Bukan perbaikan rumah dinas yang ditempati secara pribadi dan keluarga.
"Kami ingin menjelaskan bahwasanya apa yang dilakukan itu untuk pelayanan publik juga, jauh dari fasilitas ketua DPRD dan keluarga. Jika ini menjadi masalah, sekali lagi kami minta maaf," ucap Supardi.
Jika renovasi rumah dihentikan, Supardi sangat setuju dengan tindakan itu.
Sebab renovasi itu bukan kepentingan dirinya dan keluarga.
Baca juga: Penjelasan Fraksi Gerindra soal Rehab Rumah Dinas DPRD Sumbar Rp 5,6 M: Mau Tidak Mau Dilanjutkan
"Silakan tapi tentu yang menghentikan bukan kami, kami tidak punya kewenangan, yang punya anggaran pemerintah," tuturnya.
Supardi juga mengaku sedih ketika dianggap tidak pro rakyat karena melakukan renovasi belakang rumah dinas itu di masa pandemi.
"Kalau ini patut diberhentikan, tidak ada masalah bagi kita. Kita serahkan ke Pemprov," sambungnya.
Selain itu, jika seandainya rumah dinas induk diminta dikosongkan untuk merawat pasien Covid-19 yang bergejala ringan, dia juga tidak keberatan.
"Tanpa dikosongkanpun sudah pernah dipakai untuk isoman, tidak ada yang berubah dari diri seorang Supardi, tidak ada yang neko-neko," tegas Supardi.
Baca juga: Di Tengah Pandemi, DPRD Sumbar Rehab Rumah Dinas, Anggarannya Mencapai Rp 5,6 Miliar
Telan Anggaran Rp 5,6 M
Di tengah pandemi Covid-19, beredar kabar rehabilitasi rumah dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ketua-dprd-sumbar-supardi-saat-ditemui-di-rumah-dinasnya.jpg)