Gerindra Tegur Keras Ketua DPRD Sumbar, Andre Rosiade Minta Rehab Rumah Dinas Segera Dihentikan

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade menyatakan Partai Gerindra sudah memberikan teguran keras kepada Ketua DPRD Sumbar.

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Andre Rosiade saat ditemui di Padang, Sabtu (15/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade menyatakan Partai Gerindra sudah memberikan teguran keras kepada Ketua DPRD Sumbar yang juga kader Gerindra Supardi.

Hal itu terkait informasi yang menimbulkan berita gaduh, merenovasi rumah dinas Ketua DPRD senilai Rp 5,6 miliar.

"Kami sudah memberikan yang bersangkutan teguran keras dan menginstruksikan agar proyek ini segera dihentikan."

Baca juga: Curhat Kondisi Rumah Dinasnya, Ketua DPRD Sumbar Supardi: Masih Layak Ditempati

"Ketua DPRD Sumbar Supardi juga diminta berkoordinasi dengan Sekwan (Sekretaris DPRD Sumbar) untuk segera menindaklanjutinya," kata Andre Rosiade yang juga anggota Komisi VI DPR RI ini, Sabtu (21/8/2021).

Andre juga tak ingin polemik ini terus bergulir dan memperkeruh suasana di tengah-tengah masyarakat.

Ia menegaskan, Partai Gerindra terus berperan aktif dalam memberantas penyebaran Covid-19 di Sumbar.

"Kami akan terus bersama rakyat dan bekerja untuk kepentingan masyarakat. Dana rehabilitasi yang dihentikan ini bisa digunakan untuk memperkuat pendanaan pemberantasan Covid-19 di Sumbar," kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Baca juga: Rehab Rumah Dinas Rp 5,6 Miliar, Ketua DPRD Sumbar Minta Maaf: Itu untuk Pelayanan Publik

Andre juga menegaskan kepada para kader Gerindra yang duduk di legislatif dan eksekutif, agar selalu mengedepankan etika dan kepatutan dalam bertindak.

"Kami minta semua kader menahan diri dan fokus dalam menekan penyebaran Covid-19 ini, agar pandemi bisa segera dihentikan," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Supardi membenarkan mendapat teguran dari partai. Katanya, Gerindra sangat sensitif tentang persoalan ini.

Ia kembali menegaskan pembangunan bukan di kediaman pribadi dan keluarganya, tapi pembangunan gedung di belakang rumah dinasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Polisi di Padang Ditemukan Tewas Tergantung di Pintu Kamar Rumah

"Kita sudah ditegur DPP, karena Gerindra secara prinsip peka terhadap kondisi seperti ini, di samping saya minta maaf, saya juga mengklarifikasi ke partai bahwasanya yang dibangun bukan kediaman DPRD," jelas Supardi.

Supardi memohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumbar karena persoalan yang terjadi telah menganggu konsentrasi saat ini.

"Kalau ini patut diberhentikan, tidak ada masalah bagi kita. Kita serahkan ke Pemprov," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved