Breaking News:

Wako Pariaman Genius Umar Revisi Ranwal RPJMD 2018-2023, Lewat Forum Konsultasi Publik

Wali Kota Pariaman, Genius Umar merevisi rencana awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman Tahun 2018-2023.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Saridal Maijar
IST/Diskominfo Pariaman
Wako Pariaman saat memberikan sambutan dalam kegiatan forum konsultasi revisi awal RPJMD Kota Pariaman, Rabu (4/8/2021). 

Laporan wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Di masa pertengahan pemerintahannya, Wali Kota Pariaman, Genius Umar merevisi rencana awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman Tahun 2018-2023.

Revisi tersebut dilakukan melalui konsultasi publik dan melibatkan DPRD Kota Pariaman, semua pimpinan OPD, tokoh masyarakat dan kepala desa/lurah se Kota Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (4/8/2021).

Genius Umar mengatakan bahwa pada penyesuaian tema pembangunan Pemerintah Kota Pariaman Tahun 2018-2023, tema yang telah dibuat pada Tahun 2019 dan 2020 tidak mengalami perubahan.

Baca juga: Semen Padang Serahkan Bantuan Mobil Ambulance untuk Masyarakat Baringin

Tahun 2021 yang awalnya pemantapan daya saing daerah melalui sektor strategis menuju Pariaman kota wisata, perdagangan, jasa yang religius dan berbudaya, dilakukan perubahan menjadi peningkatan daya saing daerah melalui percepatan pemulihan ekonomi dan kesehatan daerah.

Kemudian, Tahun 2022 tema pembangunan yang sediamya pemantapan Pariaman kota wisata, perdagangan, jasa yang religius dan berbudaya, dirubah menjadi percepatan pemulihan ekonomi melalui sektor strategis daerah dan penguatan sistem kesehatan daerah.

Selanjutnya, untuk Tahun 2023 perwujudan Pariaman kota wisata, perdagangan, jasa yang religius dan berbudaya berubah menjadi pemantapan Pariaman kota wisata, perdagangan, jasa yang religius dan berbudaya.

"Perubahan ini kita lakukan sesuai tema pembangunan Kota Pariaman, namun mewabahnya pandemi Covid-19 di Kota Pariaman memerlukan upaya percepatan penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah," jelas Genius.

Baca juga: Sekjen Kemenag RI Nizar Ali Lantik 12 Pejabat Kemenag Sumbar, Enam Promosi, Ini Nama-namanya

Genius Umar kemudian menjelaskan mengenai program unggulan pemerintah Kota Pariaman pada masa kepemimpinannya.

"Program kesehatan gratis, pendidikan gratis, kartu pariaman pintar, program bus sekolah gratis, magrib mangaji dan subuh mubarakah, program satu keluarga satu sarjana, pembangunan mesjid terapung pariaman, pembangunan GOR dan Youth Center, pembangunan pusat pendidikan agaa non formal MDA (tingkat S), MDW (tingkat SLTP), MDU (tingkat SMU), program Pariaman sejahtera, pembangunan pusat pendidikan Al-Qur’an (Read Alquran Centre), pengembangan kawasan wisata terpadu dengan UMKM, pengembangan jalan sisi timur Pariaman, kesejahteraan guru honor PAUD, TK, SD dan SMP, pengembangan water front city, kesempatan kerja keluarga miskin, serta revitalisasi PKK da revitalisasi pasar yang ada di Kota Pariama,” terangnya.

Sementara itu kata dia, untuk program kesehatan gratis di Kota Pariaman sudah terlaksana sampai 99,2 %, artinya masyarakat Kota Pariaman bisa berobat gratis di Rumah sakit Umum Kota Pariaman.

“Kartu Pariaman pintar ditujukan bagi warga Kota Pariaman yang tidak mendapatkan Kartu Indonesia Pintar dan anggarannya dari APBD Kota Pariaman. Sementara program magrib mangaji dan subuh mubarakah saat ini masih belum optimal karena pandemi Covid-19, namun kita meminta kepada punyuluh agama desa untuk lebih aktif dalam membina masyarakat setempat agar program tersebut bisa berjalan namun dengan metode yang berbeda,” lanjutnya.

Ia berharap kepada semua OPD dapat menyegerakan program-program yang masih berjalan, sehingga pada Tahun 2023, semua program unggulan terlaksana dengan sukses dan masyarakat Kota Pariaman akan merasakan dampak positif program unggulan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved