Breaking News:

Warga Agam Kirimkan 500 Kilogram Rendang untuk Perantau Terkena Kebijakan PPKM di Jabodetabek

Warga Galuang, Sungai Pua, Agam Sumatera Barat (Sumbar) dan PMI Kota Bukittinggi mengirimkan 500 kilogram rendang untuk para perantau di Jabodetabek y

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Biro Adpim Setdaprov Sumbar
Posko Pembuatan Rendang oleh Masyarakat Galuang, Sungai Pua dan PMI kota Bukittinggi 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Warga Galuang, Sungai Pua, Agam Sumatera Barat (Sumbar) dan PMI Kota Bukittinggi mengirimkan 500 kilogram rendang untuk para perantau di Jabodetabek yang terkena kebijakan PPKM.

"Ini merupakan bentuk kepedulian warga Galuang dan PMI Kota Bukittinggi untuk masyarakat Minang di perantauan yang terkena PPKM. Ini patut diapresiasi," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat meninjau Posko Pembuatan Rendang oleh Masyarakat Galuang, Sungai Pua dan PMI kota Bukittinggi, Sabtu (24/7/2021).

Ia mengatakan yang dilakukan oleh masyarakat Galuang tersebut ialah bentuk dari hubungan erat antara masyarakat di ranah atau kampung halaman dengan masyarakat yang ada di rantau.

Baca juga: Resep Rendang Padang Saat Idul Adha Agar Daging Empuk dan Bumbu Lebih Banyak 

Baca juga: Resep Rendang Padang, Olahan Daging Sapi dan Kerbau untuk Menu Idul Adha 1442

Baca juga: Fateta Unand Siap Pasarkan Nasi Rendang Instan, Kisaran Harga Rp 30 Ribu per Kemasan

"Seperti inilah sebenarnya semangat orang Minangkabau. Kalau di rantau sedang ada kelebihan rezeki, dikirimkan ke kampung sebaliknya kalau di rantau sedang ada masalah, orang di ranah yang membantu perantau," sambung Mahyeldi.

Ia berharap kepedulian antara ranah dan rantau itu terus dipelihara karena kearifan lokal itu merupakan sebuah kekayaan yang bisa menjadi pondasi untuk kemajuan Sumbar.

Baca juga: Produk Nasi Rendang Instan Segera Hadir di Kota Padang, Inovasi Fateta Universitas Andalas

Baca juga: Ngaku Suka Masakan Minang, Pemain Semen Padang FC Risman Maidulah: Rendang Itu Gak Ada Lawan Lah

Baca juga: Pakai Bumbu Instan Abrofood dari Pariaman, Siapa pun jadi Bisa Masak Rendang

Ia berharap masyarakat Galuang di Jabodetabek yang sedang terkena pembatasan karena PPKM bisa terbantu dengan kepedulian masyarakat di kampung halaman.

Sementara itu Bupati Agam Andri Warman mengatakan saat ini rendang yang telah selesai dibuat tersebut sedang dalam proses pengepakan dan akan segera dikirimkan ke Jabodetabek.

Ia menyebut kepedulian masyarakat itu bisa menjadi contoh bagi nagari lain di Sumatera Barat untuk membantu para perantau nya yang sedang kesulitan karena aktivitas dibatasi oleh kebijakan PPKM. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved