Breaking News:

Alat Peringatan Dini Bencana di Padang Banyak Dicuri Orang, Barlius: Pelakunya Ngaku Petugas BPBD

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius menyesalkan banyak alat peringatan dini early warning system

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Barlius 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius menyesalkan banyak alat peringatan dini early warning system (EWS), banyak yang hilang.

Alat tersebut hilang diduga karena dicuri orang mengaku sebagai petugas BPBD.

Menurut Barlius, EWS milik BPBD Padang berjumlah sebanyak 25 unit, milik BPBD provinsi 20, milik BMKG 1, sehingga totalnya 46.

Baca juga: Pakar Gempa Unand: Waspada Gempa Megathrust Segmen Siberut, Tingkatkan Mitigasi Bencana

Alat ini dibunyikan setiap tanggal 13 dan 26, sebagai peringatan dini kepada masyarakat.

"Kita mengetes sirene secara sentral melalui Pusdalops, jika rusak maka kita perbaiki," kata Barlius, Kamis (17/6/2021).

Barlius menyesalkan beberapa alat peringatan dini ini ditemukan dalam kondisi rusak dan alatnya dicuri.

"Alat-alat kita ini sering dicuri, baru-baru ini di shelter Masjid Nurul Haq Tabing, sudah dua kali dicuri kabel dan akinya," kata Barlius.

Baca juga: Nelayan di Pesisir Selatan Terseret Ombak saat Mencari Ikan, Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Barlius mengatakan, ke depannya ada upaya merancang agar alat ini tidak bisa dicuri dan dirusak.

Menurutnya, alat peringatan dini ini sudah ditentukan penjaganya, namun penjaga tidak berdaya di tengah masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved