Breaking News:

Nelayan di Pesisir Selatan Terseret Ombak saat Mencari Ikan, Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Seorang nelayan dilaporkan hilang terseret gelombang dan masyarakat temukan perahunya masih dalam keadaan hidup di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
ISTIMEWA
Petugas tim SAR Padang saat melakukan evakuasi terhadap nelayan yang smepat dilaporkan hilang akiabay terseret gelombang di Pesisir Selatan, Kamis (17/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PESISIR SELATAN - Seorang nelayan dilaporkan hilang terseret gelombang dan masyarakat temukan perahunya masih dalam keadaan hidup di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Saat ini petugas gabungan pencarian telah berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Amran (38) warga Muaro Gadang Barat Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Baca juga: Prakiraan Gelombang Perairan Sumatera Barat Hari Ini Senin 7 Juni 2021, Nelayan Diharapkan Waspada

Baca juga: Menteri KKP Akan Bantu Nelayan Kota Padang

Baca juga: Temui Nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, Menteri Trenggono Singgung Soal Alat Tangkap

Korban dilaporkan hilang pada Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban dilaporkan terseret arus di Nagari Muaro Gadang, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi, mengatakan pencarian sudah dilakukan sejak Senin (14/6/2021).

Kata dia, korban terseret arus saat melakukan aktivitas sehari-hari untuk mencari ikan saat subuh.

Baca juga: 80 Pasien Covid-19 Sembuh di Karantina Rumah Nelayan Padang, Dinkes: Suasana di Rumah Sendiri

Baca juga: Dulu Susah Dapatkan BBM, Kini Nelayan Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Bisa Bernapas Lega

Baca juga: Ada Stasiun Bahan Bakar Minyak Buat Nelayan di Carocok Pesisir Selatan, Ringankan dan Bantu Nelayan

Namun, perahu korban yang menggunakan mesin tempel oleng akibat diterjang gelombang.

Asnedi, menyebutkan setelah insiden tersebut masyarakat menemukan perahu korban dalam keadaan hidup dan tidak ada korban di dalamnya.

"Akhirnya korban berhasil kita temukan sekitar pukul 09.30 WIB, pencarian ini sudah berlangsung selama 4 hari,"kata Asnedi.

Baca juga: Kapal Mati Mesin, Nelayan Terombang-ambing di Tengah Laut Pasaman Barat Semalaman

Baca juga: Prakiraan Perairan Sumatera Barat Kamis (29/4/2021), Nelayan Diharap Waspada Adanya Gelombang Tinggi

Baca juga: Pencarian Nelayan yang Hilang di Muara Sungai Pesisir Selatan Dilanjutkan, Petugas Gabungan Turun

Ia menyebutkan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat  2° 4'6.60"s-100°46'28.56"t.

"Jarak korban ditemukan dengan lokasi awal kejadian sekitar 6,96 mil. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Air Haji," katanya.

Sementara itu operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan petugas kembali ke kantor.

"Pencarian hari ini juga diikuti oleh BPBD Pesisir Selatan, Polsek Linggo Sari Baganti, Wali Nagari Muaro Gadang, dan nelayan setempat," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved