Breaking News:

Perkuat Sinergi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, BP2MI Sosialisasi UU 18 Tahun 2017

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ingin memperkuat sinergi antar pihak demi perlindungan pekerja migran Indonesia.

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
BP2MI melakukan sosialisasi UU No 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (7/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ingin memperkuat sinergi antar pihak demi perlindungan pekerja migran Indonesia.

Oleh karena itu, BP2MI melakukan sosialisasi Undang-undang (UU) No.18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (7/6/2021).

"Kita tidak hanya tugas terkait tata kelola penempatan, hebatnya UU ini perlindungan negara itu ada tiga dimensi, sebelum berangkat, selama bekerja di luar negeri, dan setelah pulang," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani.

Baca juga: Walikota Pariaman Genius Umar: Di Masa Pandemi PMI Punya Peran Krusial

Menurutnya, undang-undang ini memperjelas apa yang menjadi tugas pemerintah pusat dan apa yang menjadi tugas pemerintah daerah.

Dulu, kata Benny, imigran hanya urusan pusat. Kini, BP2MI diberikan perluasan mandat dan wewenang.

"Presiden Jokowi dengan tegas memerintahkan lindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki."

"Ini syarat makna, siapapun berhak mendapatkan perlakuan hormat negara,” sambung Benny.

Baca juga: Genius Umar Ajak Putra-putri Terbaik Pariaman Ikut Festival Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah

Menurut Benny, muncul pertanyaan bagaimana yang tidak resmi, bagaimana negara melindungi mereka?

"Negara tidak pernah tahu siapa mereka, darimana mereka berasal, negara penempatan mana."

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved