Breaking News:

Berita Padang Hari Ini

Seberapa Berbahaya Lalat, Jika Dibiarkan: Ini Penjelasan Ahli Epidemiologi dan Peneliti FKM Unand

Soal lalat masuk ke rumah-rumah warga dan Ahli Epidemiologi Indonesia dan peneliti Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) se

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Istimewa
Tangkapan layar Pakar Epidemiologi Unand Defriman Djafri saat jumpa pers online bersama IJTI Sumbar baru-baru ini. 

"Kandang ayam ini sudah lama, yaitu sudah 30 tahun. Mungkin karena penduduk sudah banyak dan lingkungan sudah berubah sehingga masyarakat menuntut lagi," katanya.

Ia juga sudah berbicara dengan yang punya kandang dan diketahui kalau kontrak kandang ayam tersebut masih setahun lagi.

"Masyarakat yang merasa resah sehingga melapor ini sekitar 3 bulan ini. Karena di lokasi juga sudah ada perumahan juga," katanya.

Sebelumnya, ribuan lalat mengusik ketenangan warga RT 03/RW 01, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Warga kini harus sering memasang lembaran lem lalat untuk menangkap hewan bersayap tersebut.

Harapannya lalat akan terperangkap dan jumlah yang masuk ke rumah mereka akan berkurang. 

Ketua RT 03, Yuharmen, mengatakan masalah lalat ini sudah lama terjadi dan meresahkan warga.

Bahkan sudah ada warga yang sakit.

Baca juga: VIRAL Ribuan Lalat Serbu Rumah Warga Koto Tingga di Kab Solok: Kami Berebut Makanan dengan Lalat

Baca juga: Ribuan Lalat Serbu Rumah Warga Koto Tingga, Wali Nagari Sirukam Singgung Soal Izin Usaha Ternak Ayam

Baca juga: Curhat Warga Koto Tingga Diserbu Ribuan Lalat, Ngeri Melihatnya Kalau Berkerumun Tampak Menghitam

"Ini sudah lama, dan sudah meresahkan warga. Sudah ada warga yang sakit," kata Yuharmen kepada TribunPadang.com, Sabtu (22/5/2021).

Yuharmen menuturkan ribuan lalat tersebut datang dari kandang ayam yang berada di dekat pemukiman warga. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved