Breaking News:

Nasib Alde Maulana CPNS Disabilitas di Sumbar: Diberi Peluang, lalu Ditolak BPK Lagi

Indira Suryani mengatakan, perjuangan Alde Maulana mendapatkan haknya menjadi PNS di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumbar sudah dilakukan setahun.

TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Alde Maulana saat gelar aksi tabur bunga di depan kantor BPK Sumbar, Kamis (1/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Padang, Indira Suryani mengatakan, perjuangan Alde Maulana mendapatkan haknya menjadi PNS di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumbar sudah dilakukan setahun, sejak Februari 2020.

Diketahui, Alde lulus seleksi CPNS tahun 2019, namun selama masa percobaan diberhentikan dengan alasan kesehatan.

Didampingi LHB Padang, Alde Maulana juga sudah melaporkan ke Komnas HAM Sumbar, Ombudsman Sumbar dan konsultasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Alde Maulana Tak Berhenti Berjuang, Gelar Aksi Diam di Depan Kantor BPK, Bawa Karangan Bunga Duka

Menurutnya Indira, kasus Alde saat ini masih ditangani Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP).

"Saat rakor, BPK memberikan peluang kepada Alde, mereka akan mau merivisi surat pemberhentian kepada Alde, jika ada bukti baru yang dihadirkan," ungkapnya.

Kemudian Alde Maulana, melakukan medical check up ulang dengan uang pribadi di RSUP M Jamil Padang.

"Setelah keluar hasilnya yang menyatakan Alde dengan kondisi disabilitas, masih bisa melakukan tugas pemeriksaan di BPK," ungkapnya.

Baca juga: Bapas Padang Gelar Edukasi Interaksi dengan Klien Disabilitas, Hadirkan Ketua HWDI Sumatera Barat

Surat dari RSUP M Djamil ini dikirimkan ke Kantor Staf Presiden.

Namun seminggu yang lalu BPK mengirimkan surat ke Kantor Staf Kepresidenan yang menyatakan tetap menolak surat medical check up tersebut.

Halaman
12
Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved