Breaking News:

Corona Sumbar

Update Zonasi Covid-19 Sumbar, Pariaman Masuk Zona Oranye, 14 Daerah Sudah Kuning

Inilah update zonasi Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) perhitungan 28 Februari hingga 6 Maret 2021.

(shutterstock)
Ilustrasi corona virus (Covid-19) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -  Inilah update zonasi Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) perhitungan 28 Februari hingga 6 Maret 2021.

Satuan tugas penanganan Covid-19 mencatat, saat ini tidak ada daerah yang masuk dalam zona merah Covid-19 di Sumbar.

Akan tetapi, dari total 19 kabupaten/kota yang terdampak pandemi di Sumbar, sisa 5 daerah yang masih berada di zona oranye dengan risiko sedang penyebaran virus corona.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Padang, 14.458 Positif, 13.836 Sembuh dan 284 Meninggal Dunia

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Senin 1 Maret 2021 Pagi, Berikut Data Rinci Sebaran Kasus di 19 Kabupaten Kota

Baca juga: Pengamat Hukum Pidana Bicara soal Dugaan Penyelewengan Dana Corona Sumbar: Tega Benarlah Mereka

Di antaranya Kota Pariaman (skor 2,38), Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33), Kabupaten Agam (skor 2,21), Kabupaten Solok (skor 2,20), dan Pasaman Barat (skor 2,11).

Melihat skor tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menyatakan, Pasaman Barat masih mendapat skor paling rendah.

"Saya harap semua Kabupaten dan Kota lebih mengintensifkan pemeriksaan sampel kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan Covid-19 dapat lebih baik lagi," kata Jasman Rizal.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Rabu (24/2/2021) Pagi, Sudah 28.750 Warga Terinfeksi Covid-19 dan 26.991 Sembuh

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Selasa 23 Februari 2021 Pagi, Rincian dan Sebaran Kasus di 19 Kabupaten/Kota

Baca juga: Sebaran Virus Corona Sumbar Senin 22 Februari 2021 Pagi, Kasus Aktif Tersisa 1.109 Orang

Sementara, 14 kabupaten kota sudah masuk zona kuning daerah risiko rendah penularan Covid-19.

Adapun skor di masing-masing daerah tersebut, Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,73), Tanah Data (skor 2,60), Dharmasraya (skor 2,55), 50 Kota (skor 2,55), dan Kota Bukittinggi (skor 2,55).

Lalu, Kota Payakumbuh (skor 2,54), Kota Solok (skor 2,51), Kota Padang Panjang (skor 2,51), Kabupaten Sijunjuang (skor 2,48), dan Padang Pariaman (skor 2,45).

Kemudian, Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,44), Kota Padang (skor 2,44), Kota Sawahlunto (skor 2,43), dan Kabupaten Pasaman (skor 2,42).

Baca juga: 75 Persen Tenaga Kesehatan di Sumbar Telah Divaksin Corona, Pj Gubernur Hamdani Tinjau RSUP

Baca juga: Update Corona Indonesia 18 Februari 2021: Bertambah 9.039 Kasus Covid-19, Total 1.252.685 Juta Orang

Baca juga: Update Corona Indonesia - 16 Februari 2021: Tambahan 10.029 Pasien Positif dan Sembuh 7.609

Melihat skor tersebut, Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat.

"Kita berharap dengan pemberlakuan Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar," harap Jasman Rizal.

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah tersebut, Jasman Rizal meminta kepala daerah melakukan upaya penanganan ekstra di daerah masing-masing.

Serta segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona.

Hal ini bertujuan agar penyebaran Covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan. (*)
 

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved