Breaking News:

Mapala Unand Dirikan Musala Tertinggi di Sumatera, Ada di Ketinggian 2.597 Mdpl Gunung Talang

Mapala Unand Dirikan Musala Tertinggi di Sumatera, Ada di Ketinggian 2.597 Mdpl Gunung Talang

istimewa
Rektor Unand, Prof. Yuliandri, SH, MH, meresmikan MUsholla tertinggi di Sumatera yang ada di Gunung Talang, secara virtual, Minggu (14/2) 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Sebuah musala yang diinisiasi Mapala Unand resmi berdiri di tak jauh dari puncak Gunung Talang

Tempat ibadah yang diberi nama MUsholla (begitu penulisan namanya-red) ini pun sudah bisa digunakan untuk ibadah bagi pendaku gunung Talang. 

Tepat pukul 10.15 WIB, Minggu (14/2), MUsholla di Gunung Talang ini diresmikan oleh Rektor Unand, Prof. Yuliandri, SH, MH.

Baca juga: Calon Mahasiswa Kurang Mampu Dapat Ajukan KIP Kuliah, Rektor Unand: Jangan Lewat 8 Semester

Baca juga: Unand Miliki Prodi Ilmu Biomedis, Ketahui Tahapan dan Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru

Peresmian dilakukan secara virtual menggunakan zoom meeting yang diikuti banyak orang.

“Saya terharu dan bangga sekali kepada Mapala Unand (MU) yang telah menggagas dan mewujudkan tempat ibadah yang nilai spritualnya lebih bermakna bagi para pendaki gunung ini. Kami apresiasi atas kerja ini dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terealisasinya MUsholla tersebut,” ujarnya melalui zoom yang juga diikuti Wakil Rektor III Unand, Ir. Insanul Kamil, Ph.D, IPM, Asean.Eng, mantan Rektor Univ. Bung Hatta, Prof. Niki Lukviarman, MBA, DBA yang juga salah satu pendiri MU.

Dalam zoom meeting yang terhubung langsung ke lokasi pembangunan MUsholla itu, Wali Nagari Aia Batumbuak, Yuneldi, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh MU dalam mengembangkan destinasi wisata pendakian gunung di nagarinya.

Dia mengimbau para pendaki agar dapat menggunakan MUsholla ini sebaik-baiknya untuk beribadah.

Pembina MU, Dr. Wilson Noverino, M.Si yang turut melakukan pendakian dan membangun MUsholla ini di lapangan melaporkan, tempat ibadah tertinggi di Pulau Sumatera ini, memiliki luas 2,4 x 3,5 m.

Baca juga: Unand Terima 6.465 Mahasiswa Baru Tahun 2021, Bisa Lewat SNMPTN SBMPTN dan Jalur Mandiri

Baca juga: Unand Terima 6.465 Mahasiswa Baru, Apa Saja Prodi Paling Favorit SNMPTN dan SBMPTN 2020 Lalu?

“Dibuat dari bahan rangka baja, bergenteng metal, berlantai papan vinyl. Berdiri persis di mulut alun-alun Gunung Talang yang kerap disebut "lapangan bola" di ketinggian 2.500-an mdpl. Beberapa ratus meter menjelang puncak gunung berketinggian 2.597 mdpl ini. Jalur pendakiannya dari Aia Batumbuak, Kabupaten Solok,” katanya melalui rilis yang diterima. 

Dikatakan, MUsholla ini dikelilingi hamparan bunga edelweiss.

Sementara untuk, berwudhu’ sudah dicarikan sumber air yang baru. Sehingga kebersihannya tetap terjamin.

Pendirian MUsholla ini, diinisiasi sejak Desember 2020 lalu melalui cerita lepas antar anggota MU yang kemudian dieksekusi.

Pembiayaannya berawal dari donasi internal, yang kemudian mendapat sumbangan pula dari donatur lainnya. Seluruh bahan dirakit di Padang dan dipasang ulang di Gunung Talang.

“Dalam pembangunannya, kami didukung penuh Pokdarwis Kampwuang Aia Batumbuak, Satgas Bencana Koto Panjang Sijunjung yang me-loading material sampai ke atas. Termasuk dari warga desa terakhir yang dipimpin Ruslan, serta pendaki lainnya dari berbagai daerah. Sekali lagi kami berterima kasih,” ucap Wilson.

MU berniat bangunan tempat ibadah serupa, bisa dibangun di gunung-gunung lainnya yang ada di Sumbar. Dan itu tergantung pada ketersediaan waktu, dana dan material. (rls)

Editor: afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved