Penanganan Covid

Padang Panjang Terima 1.560 Vaksin Covid-19, Inilah Tiga Orang Pertama yang Divaksin Besok

Padang Panjang Terima 1.560 Vaksin Covid-19, Tiga Orang Pertama yang Divaksin Besok Wali Kota, Istri dan Sekda

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi vaksina Covid-19. Padang Panjang Terima 1.560 Vaksin Covid-19, Inilah Tiga Orang Pertama yang Divaksin Besok 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -  Pemerintah Kota Padang Panjang telah menerima 1.560 dosis vaksin Covid-19. 

Vaksinasi ini akan dilakukan besok, Rabu (3/2/2021).

"Besok akan dimulai pencanangannya," terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar, Selasa (3/2/2021).

Ia menyebut, yang akan disuntik pertama Wali Kota, Istri Wali Kota, dan Sekda.

Baca juga: Baru 28 Persen Nakes di Padang yang Terima Vaksin, Hendri Septa: Vaksinasi Bertahap Sampai Maret

Baca juga: Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar Terima Vaksin Kedua, Jasman: Sempat Nervous

Lalu, Kapolres, Komandan Brimob, Kakanwil Kemenag, BUMN, Inspektur Kota Padang Panjang, Ketua IDI, hingga Direktur RSUD.

Setelah itu baru diikuti seluruh tenaga kesehatan di kota Padang Panjang.

Nuryanuwar menjelaskan, tujuan pejabat publik yang divaksin pertama karena mereka adalah figur dan panutan bagi masyarakat.

Jika sudah diawali oleh pejabat publik, diharapkan masyarakat lain bisa mengikuti. 

"Untuk tenaga vaksinator sudah ada, 41 orang tenaga terlatih tersebar di 4 puskesmas dan 2 rumah sakit," ujar Nuryanuwar.

Baca juga: 8 Pejabat Publik di Sumbar Terima Suntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Danrem: Tidak Jauh Berbeda

Baca juga: Belum Semua Nakes di Sumatera Barat Mendapatkan Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

Nuryanuwar menjelaskan, rentang usia masyarakat yang divaksinasi yaitu umur 18 sampai 59 tahun. 

Kemudian, bagi masyarakat yang pernah terpapar Corona tidak divaksinasi. 

“Bagi yang pernah terpapar Covid-19 tidak divaksinasi karena virusnya sudah ada dalam tubuhnya. Vaksin itu kan virus yang dimasukkan ke tubuh,” kata Nuryanuwar.

Dalam melakukan vaksinasi, lanjut Nuryanuwar, ada beberapa tahapan di antaranya pemeriksaan kesehatan. 

Dikatakannya, orang yang punya riwayat hipertensi, jantung tidak divaksinasi. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved